Alek Gadang IKA FH Unand: Dari Hakim Agung hingga Pakar Hukum Kumpul di Padang

18 hours ago 14
PERSIAPAN MUBES— Jelang pelaksanaan Mubes dan Halalbihalal (HBH) IKA FH Unand yang akan dipusatkan di Kampus Pancasila, Taplau, Kota Padang, pada Minggu, 19 April 2026, panitia melakukan persiapan untuk kegiatan yang akan dihadiri sejumlah tokoh hukum nasional, akhir pekan kemarin.

PADANG, METROAtmosfer “Alek Gadang” (perhelatan besar) mulai menyelimuti alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas (FH Unand). Ribuan alumnus dari berbagai penjuru dunia bersiap “pulang kandang” untuk menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) dan Halalbihalal (HBH) IKA FH Unand yang akan dipusatkan di Kampus Pancasila, Taplau, Kota Padang, pada Minggu, 19 April 2026.

Perhelatan ini bukan sekadar ajang rindu, melainkan pertemuan strategis para tokoh hukum nasional. Panitia mencatat keterlibatan aktif tokoh-tokoh besar dalam struktur kepanitiaan maupun peserta, mulai dari jajaran Hakim Agung hingga pakar hukum tata negara kenamaan.

Mubes kali ini menjadi momen krusial untuk menentukan estafet kepe­mimpinan dari Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H., yang saat ini menjabat sebagai Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung RI sekaligus Ketua Umum DPP IKA FH Unand periode 2022-2026.

Sebagai catatan seja­rah (data Mubes Februari 2022), kemenangan Prim Haryadi tergolong sangat kompetitif. Beliau terpilih setelah meraih 34 suara, unggul tipis dari rivalnya, Sengaja Budi Syukur, yang memperoleh 32 suara. Dinamika demokrasi yang sehat ini diharapkan kem­bali terulang dalam Mubes 2026 untuk melahirkan pe­mimpin yang visioner.

“Siapa pun yang akan maju nantinya, harus memiliki visi membangun kampus lebih baik. Potensi alumni kita sangat besar dalam melahirkan tokoh-tokoh yang berjasa bagi bangsa dan negara,” ujar Prim Haryadi saat kunjungan ke Sekretariat DPP IKA FH Unand di Kompleks GOR H. Agus Salim baru-baru ini.

Ketua Pelaksana Mu­bes, Helsi Yasin, meng­ung­kapkan bahwa kekuatan acara kali ini terletak pada kolaborasi lintas angkatan. Nama-nama besar seperti pakar hukum Feri Amsari dan Charles Sima­bura turut turun tangan memperkuat barisan panitia.

“Dukungan telah dila­kukan secara masif melalui berbagai platform media sosial. Penggunaan twibbon oleh para alumni menjadi bukti nyata antusiasme mereka untuk ha­dir. Panitia terdiri dari lintas generasi agar aspirasi seluruh angkatan terakomodasi,” jelas Helsi Yasin, yang juga berprofesi sebagai Notaris tersebut, Sabtu (11/4/2026).

Eko Kurniawan, dari tim Publikasi dan Humas (alumni angkatan 2007), memastikan bahwa Alek Gadang ini akan diisi dengan kegiatan yang me­nyentuh berbagai aspek, antara lain, Musyawarah Besar untuk pemilihan pe­ngurus inti periode 2026-2030.

Kemudian, jalan santai dan aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Permai­nan KIM (kesenian khas Minangkabau) yang menjadi tradisi wajib setiap pertemuan alumni.

“Halalbihalal: Mengi­ngat pelaksanaan dilakukan dalam suasana bulan Syawal, momen ini menjadi ajang maaf-memaafkan ribuan alumni,” kata Eko.

Sebelum menuju puncak Mubes, IKA FH Unand juga membuktikan eksistensinya melalui aksi nyata. Pada November tahun lalu, organisasi ini menyalurkan bantuan langsung melalui program “IKA FHUA Peduli Bencana” bagi masyarakat dan alumni yang terdampak musibah.

Dengan partisipasi ribuan peserta yang tersebar dari dalam dan luar negeri, Mubes 2026 diprediksi akan menjadi salah satu pertemuan alumni terbesar di Sumatera Barat tahun ini. Kampus Merah sekali lagi siap membuktikan soliditasnya sebagai rahim lahirnya para pendekar hukum di Indonesia. (*)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |