WAWANCARA—Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin, didampingi Dirpolairud AKBP Ibnu Agus Santoso dan Wawako Magius Nasir berikan keterangan pada wartawan saat kegiatan aksi bersih di Pantai Padang, Selasa (10/2).PADANG, METRO—Untuk menyukseskan dan mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto yakni Indonesia Asri ) Aman, Sehat, Resik, Indah), Polda Sumbar mengerahkan sebanyak 450 personel gabungan. Personel gabungan terdiri dari Polri, TNI, ASN dan masyarakat itu diinisiasi oleh Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumbar AKBP Ibnu Bagus Santoso, SIK, MM, MH.
Kegiatan itu sendiri dipimpin langsung Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin, SIK, MH, CSHR, melibatkan Wawako Padang Maigus Nasir berserta perangkatnya.
Aksi bersih bersih ini merupakan program Presiden RI Prabowo Subianto yang kita dukung sepenuhnya demi kebersihan kota kita. Alhamdulillah, dalam aksi yang melibatkan sebanyak 450 personel gabungan tersebut, kita berhasil mengangkat 5 ton sampah di sepanjang pantai purus,” ujar Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin didampingi Dirpolairud AKBP Ibnu Bagus Santoso kepada POSMETRO Selasa (10/2).
Dikataka Solihin, bahwa kebersihan kota akan tercipta ketika ada keterlibatan bersama antara masyarakat dan instansi terkait. Kita akan melakukan secara bersama. Dan kegiatan ini sudah menjadi agenda bagi Polda Sumbar.
Untuk itu, kami meminta masyarakata Kota Padan, khususnya dan Sumbar umumnya untuk dapat menjaga lingkungan bersama. “Kota yang indah dan ASRI jelas akan banyak dikunjungi para turis. Alhasil pemko akan mendapatkan PAD dan masyarakat sekitar akan terimbas.” katanya.
Solihin juga menegaskan komitmen untuk menangani persoalan sampah secara serius dan terintegrasi. Dalam taklimatnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, disampaikan Presiden rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, tertib, dan tertata.
“Resik itu artinya bersih, tertib, dan sebagainya. Ini memang sebuah nama, tetapi wujudnya jelas. Semua instansi pemerintahan harus terlibat, termasuk dalam waktui dekat ini anak anak sekolah akan kita libatkan,” jelasnya.
Sementara itu Wawako Padang Maigus Nasir kepada POSMETRO mengaku bahwa dengan jumlah pendudukan Kota Padang saat ini berjumlah sekitar 1,2 juta sudah termasuk mahasiswa yang belajar di Padang. Banyangkan saja sampah di Kota Padang dalam satu hari keluar sebanyak 600 ton hingga 800 ton. Untuk itu Pemko Padang meminta kepada masyarakat untuk mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto itu. “Terimakasih Polda Sumbar dan tim gabungan yang sudah turun bersama sama dengan masyarakat untuk membersihkan linkungan. Lingkungan yang bersih akan menunjang pariwisata di Padang,” sebut Maigus Nasir. (ped)

6 hours ago
11

















































