DUEL— Duel leg pertama babak perempat final Liga Champions antara Real Madrid VS Bayern Munchen yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (8/4).
LAGA penentuan tiket semifinal Liga Champions UEFA 2025/2026 akan mempertemukan Bayern Munchen dan Real Madrid pada leg kedua babak perempat final. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) pukul 02.00 WIB.
Bayern Munchen menyambut laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan 15 kemenangan beruntun di semua kompetisi. Kemenangan telak 5-0 atas St Pauli di Bundesliga akhir pekan lalu menjadi bukti konsistensi performa tim asuhan Vincent Kompany tersebut.
Pada pertandingan itu, Bayern bahkan mengistirahatkan sejumlah pemain inti guna menjaga kondisi fisik jelang duel penting kontra Madrid. Langkah ini menunjukkan fokus penuh mereka untuk mengamankan tiket ke babak semifinal.
Meski tampil dominan pada leg pertama dan unggul lebih dulu, Bayern dinilai kurang efektif dalam penyelesaian akhir. Mereka juga sempat kehilangan konsentrasi di babak kedua, yang memberi peluang bagi Madrid untuk tetap menjaga asa.
Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Michael Olise. Winger asal Prancis tersebut tampil impresif dan kerap merepotkan lini pertahanan Madrid. Ia diprediksi kembali menjadi andalan dalam membongkar sisi kanan pertahanan lawan.
Namun demikian, Bayern perlu mewaspadai ancaman serangan balik cepat Madrid. Kecepatan duo Kylian Mbappe dan Vinicius Junior berpotensi menjadi senjata mematikan jika tuan rumah terlalu berani memainkan garis pertahanan tinggi.
Di kubu tamu, Real Madrid datang dengan tekanan setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Girona di La Liga. Hasil tersebut membuat mereka tertinggal cukup jauh dari Barcelona dalam perburuan gelar domestik, sehingga Liga Champions menjadi harapan utama untuk meraih trofi musim ini.
Meski demikian, Los Blancos memiliki modal positif saat bermain di Munchen. Dalam empat kunjungan terakhir ke Allianz Arena, mereka berhasil mencatatkan tiga kemenangan dan satu hasil imbang—catatan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri tim.
Kedua tim juga dihadapkan pada persoalan cedera pemain. Bayern dipastikan tanpa Lennart Karl dan Sven Ulreich yang masih dalam pemulihan. Sementara itu, Madrid kehilangan sejumlah pilar penting seperti Thibaut Courtois dan Rodrygo karena cedera.
Selain itu, Aurelien Tchouameni juga harus absen akibat akumulasi kartu, yang membuat lini tengah Madrid kehilangan keseimbangan.
Secara keseluruhan, Bayern dinilai berada dalam kondisi lebih stabil berkat konsistensi performa dan kedalaman skuad. Namun, Real Madrid dikenal memiliki mental juara di kompetisi Eropa dan kerap bangkit dalam situasi sulit, termasuk saat tertinggal agregat.
Di sisi lain, Bayern menghadapi dilema dalam menentukan strategi. Dengan keunggulan agregat 2-1, mereka harus memilih antara bermain aman untuk mempertahankan keunggulan atau tetap agresif demi memastikan kemenangan. Keraguan dalam menentukan pendekatan ini bisa dimanfaatkan oleh Madrid.
Faktor kandang diyakini menjadi keuntungan tersendiri bagi Bayern. Dukungan penuh suporter di Allianz Arena berpotensi memberikan energi tambahan untuk mengontrol jalannya pertandingan.
“Dengan kondisi yang ada, Bayern memang lebih diunggulkan. Namun di Liga Champions, Real Madrid selalu punya cara untuk bangkit,” demikian analisis yang berkembang jelang laga.
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Bayern Munchen tetap difavoritkan melangkah ke semifinal. Meski begitu, hasil imbang tetap cukup bagi tuan rumah selama mampu menjaga keunggulan agregat hingga akhir pertandingan. (*/rom)

3 hours ago
5

















































