Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bekali UMKM Binaan dengan Pelatihan Fotografi Produk

17 hours ago 8
PELATIHAN— UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Sumbagut mengikuti pelatihan Fotografi Dasar dan Fotografi Produk.

MEDAN, METRO–Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyelenggarakan Pelatihan Fotografi Dasar dan Fotografi Produk bagi UMKM binaan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam menghasilkan konten visual yang menarik, informatif, dan bernilai jual di era digital.

Pelatihan ini mengha­dirkan fotografer profesional Qodrat Al Qadri sebagai pemateri yang membawakan materi secara praktis dan aplikatif, mulai dari teknik dasar fotografi hingga fotografi produk. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman komposisi visual, pemilihan sudut pengambilan gambar, pemanfaatan pencahayaan alami, hingga praktik langsung memotret pro­duk menggunakan kamera sederhana maupun telepon genggam.

Kegiatan ini dibuka oleh Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, yang menekankan pentingnya penguatan kemampuan visual bagi pelaku UMKM dalam mendukung promosi produk dan pe­ngembangan usaha.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman bahwa foto merupakan kesan pertama dari sebuah produk. Dengan teknik yang tepat, produk sederhana dapat tampil lebih profesional dan memiliki daya tarik yang kuat di mata konsumen. Peserta juga diajarkan prinsip dasar fotografi produk, seperti fokus pada satu produk utama, komposisi yang rapi, serta penggu­naan latar belakang sederhana agar pesan visual tersampaikan dengan jelas.

Pemateri pelatihan, Qo­­drat Al Qadri, menyampaikan bahwa fotografi pro­duk tidak selalu membutuhkan peralatan mahal, melainkan lebih menekankan pada pemahaman konsep dasar dan kepekaan visual.

“Fotografi produk pada dasarnya adalah bagaimana menyampaikan cerita dan nilai dari sebuah pro­duk melalui visual. De­ngan penguasaan komposisi, pencahayaan, dan sudut pengambilan gambar ya­ng tepat, produk UMKM da­pat tampil lebih menarik mes­kipun hanya menggunakan kamera ponsel. Yang terpenting adalah konsistensi, kesederhanaan, dan fokus pada keunggulan produk,” ujar Qodrat.

Salah satu mitra UMKM binaan Pertamina, Yeni Herlina, pemilik usaha Lina Souvenir, mengaku pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi pelaku usa­ha kecil.

“Selama ini kami memotret produk seadanya. Melalui pelatihan ini, saya jadi memahami cara me­ngambil foto yang lebih rapi, terang, dan menarik, mes­kipun hanya menggunakan ponsel. Ilmu yang didapat sangat membantu untuk meningkatkan tam­pilan produk Lina Souvenir saat dipasarkan di media sosial dan marketplace,” ungkapnya.

Sementara itu, Fahrougi Andriani Sumampouw menyampaikan bahwa pelatihan fotografi produk ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam meningkatkan kapasitas UMKM binaan agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan promosi dan pemasaran di era digital.

Menurutnya, penguatan keterampilan visual menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan daya saing produk UMKM di tengah per­kem­bangan platform digital dan marketplace yang semakin kompetitif.

“Pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman perangkat fotografi, teknik visual dan komposisi, serta pengelolaan konten lintas media yang aplikatif untuk mendukung promosi usaha. Dengan kemampuan visual yang baik, pelaku UMKM dapat menampilkan pro­duknya secara lebih profesional dan menarik,” ujar Fahrougi.

Ia menegaskan bahwa Pertamina tidak hanya men­jalankan peran utama dalam mendistribusikan energi seperti BBM dan LPG ke seluruh wilayah Nusantara, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendorong pertumbuhan eko­no­mi masyarakat melalui program pembinaan UM­KM yang berkelanjutan.

“UMKM merupakan peng­gerak ekonomi lokal yang perlu terus didukung melalui peningkatan keteram­pilan yang relevan dan bernilai tambah. Kekuatan visual melalui fotografi memiliki peran strategis da­lam menarik minat konsumen, memperkuat citra produk, serta meningkatkan nilai jual. Melalui pelatihan ini, kami berharap UMKM binaan Pertamina dapat naik kelas, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan daya saing hingga ke tingkat nasional dan global,” tambah Fahrougi.

Melalui program ini, Pertamina turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SD­Gs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). (rgr)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |