MONITORING—Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang Panjang Ny Maria Feronika Hendri melakukan monitoring ke lokasi pelaksanaan program di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari yang berada di Asrama Polres Padang Panjang, Kamis (9/4).
PDG. PANJANG, METRO–Pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menjadi perhatian serius Pemerintah Kota. Untuk memastikan program tersebut berjalan optimal, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang Panjang Ny Maria Feronika Hendri melakukan monitoring ke lokasi pelaksanaan program di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari yang berada di Asrama Polres Padang Panjang, Kamis (9/4). Dalam kegiatan tersebut, Ny. Maria meninjau proses pengolahan dan distribusi makanan serta memastikan kualitas menu yang diberikan telah memenuhi standar gizi yang dibutuhkan oleh penerima manfaat.
Ia menegaskan, penyusunan menu harus benar-benar memperhatikan kualitas bahan dan kelayakan konsumsi agar program MBG dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan masyarakat. “Program MBG ini sangat baik jika dikelola dengan benar. Pastikan makanan yang disajikan layak dikonsumsi dan memenuhi standar gizi. Bayangkan jika yang mengonsumsi makanan tersebut adalah kita sendiri,” pesannya kepada pengelola SPPG.
Selain kualitas menu, Ny. Maria juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran penerima manfaat. Ia meminta OPD terkait, khususnya Dinas Sosial PPKBPPPA untuk memastikan data penerima manfaat lengkap dan akurat agar program benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan agar bahan baku yang digunakan dalam program MBG diprioritaskan berasal dari pedagang lokal di Padang Panjang sehingga program ini sekaligus dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat. “Kita berharap bahan baku diambil dari pedagang lokal agar ekonomi masyarakat ikut bergerak dan manfaat program ini dirasakan lebih luas,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Maria juga berinteraksi dengan ahli gizi, kader posyandu, serta penerima manfaat untuk mendengarkan langsung masukan terkait pelaksanaan program di lapangan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang membidangi program MBG untuk sasaran 3B, Rahmaisa menyampaikan, kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya pengawasan agar program MBG berjalan optimal dan tepat sasaran.
Menurutnya, penerima manfaat program ini meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang membutuhkan tambahan asupan gizi guna mendukung kesehatan dan tumbuh kembang mereka. “Monitoring ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu dan anak,” ujarnya.
Tinjau Dapur MBG di PPT
Untuk memastikan fasilitas dan pelayanan dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang Panjang Ny Maria Feronika Hendri melakukan monitoring ke dapur MBG yang berada di wilayah Padang Panjang Timur (PPT), Jumat (10/4).
Kegiatan monitoring ini turut didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas Sosial PPKBPPPA, Dinas Pangan dan Pertanian, Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota dan para kepala SPPG se-Padang Panjang.
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Maria meninjau berbagai aspek operasional dapur, mulai dari kebersihan lingkungan, proses pengolahan makanan, hingga mekanisme distribusi kepada para penerima manfaat. Ia menekankan pentingnya menjaga standar higienitas serta kualitas gizi pada setiap makanan yang disiapkan. “Kegiatan ini sangat baik dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Namun perlu terus dilakukan evaluasi agar pelayanan semakin optimal, mulai dari kebersihan alat dapur, pemisahan ruangan untuk makanan basah dan kering, hingga memastikan makanan tetap higienis dan layak dikonsumsi,” ujarnya saat berdialog dengan pengelola dapur. (rmd)

15 hours ago
12

















































