Ramadhan 1447 H Tahun 2026, Bupati Welly Suhery Minta OPD Tetap Tuntaskan Laporan Strategis

17 hours ago 8
SILATURAHMI JELANG MASUK RAMADHAN— Bupati Pasaman Welly Suherry usai mengikuti wirid pengajian dan doa bersama serta silaturahmi bersama ASN jelang masuknya bulan Ramadhan, di Masjid Agung Al-Muttaqin, Pasaman Islamic Center, Rabu (18/2).

PASAMAN, METRO— Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pasaman mengawali rangkaian kegiatan dengan penegasan arah pemba­ngunan dan percepatan kinerja administrasi.  Komitmen tersebut disampaikan Bupati Welly dalam wirid pengajian dan doa bersama di Masjid Agung Al-Muttaqin, Pasaman Islamic Center, Rabu (18/2). Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Parulian, Sekretaris Daerah, Yudesri, staf ahli, para asisten, kepala OPD, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman.

Pada kesempatan ter­sebut, Bupati Welly juga menekankan bahwa Ramadhan bukan alasan untuk menurunkan produktivitas kerja. Ia meminta seluruh OPD mempercepat penyelesaian berbagai laporan strategis pemerintahan dengan mengedepankan akurasi dan sinkronisasi data.

Adapun laporan yang menjadi perhatian meliputi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj), Laporan Ke­uangan Pemerintah Dae­rah (LKPD), serta Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP).

Ia menegaskan tidak boleh ada keterlambatan maupun ketidaksinkronan data antarperangkat dae­rah.  “Tidak boleh ada ke­terlambatan, ketidaksinkronan data, ataupun sikap saling menunggu. Akuntabilitas administrasi merupakan cerminan profesio­nalitas sekaligus marwah Pemerintah Kabupaten Pasaman,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya koordinasi antar-OPD serta menghindari ego sektoral guna menjaga citra pemerintah daerah sebagai institusi yang tertib dan kredibel di hadapan publik. Dalam rang­kaian kegiatan yang diawali dengan pemba­caan ayat suci Al-Qur’an itu, Bupati Welly mengajak seluruh ASN menyambut Ramadhan dengan membersihkan hati dan memperbaiki niat dalam bekerja.

“Mari kita sambut Ramadhan dengan kelapa­ngan hati. Jadikan bulan suci ini sebagai pemacu semangat untuk bekerja le­bih tulus dan ikhlas dalam melayani masyarakat Pasaman,” ujarnya. Pada ke­sempatanitu, Bupati Welly Suhery juga menetapkan prinsip Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kita­bullah (ABS-SBK) sebagai fondasi moral seluruh program pembangunan, se­kaligus memerintahkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) menuntaskan laporan strategis pemerintahan tepat waktu.

Bupati menegaskan bahwa filosofi ABS-SBK yang mengakar dalam kehidupan masyarakat Minangkabau harus menjadi nilai dasar dalam setiap kebijakan pemerintah da­erah. Penguatan prinsip tersebut merupakan program unggulan pertama dari sepuluh program yang dicanangkan dan menjadi landasan moral bagi sembilan program prioritas lainnya. “Semangat tersebut selanjutnya kita aktualisasikan dalam arah pembangunan daerah melalui 10 program unggulan. Penguatan prinsip ABS-SBK memiliki posisi strategis, tidak hanya sebagai agenda tersendiri, tetapi juga menjadi fondasi nilai yang menjiwai dan membimbing pelaksanaan sembilan program lainnya,” ujar Welly Suhery.

Ia menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada capaian fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pembentukan karakter masyarakat yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab. “Inilah makna pembangunan yang utuh kuat secara struktural sekaligus kokoh secara moral,” katanya.

Sementara itu, pada kesempatan wirid itu juga dilakukan penyamapan tausiyah oleh Ustad Masri, Dalam tausiyahnya ia me­ngingatkan pentingnya tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa serta memperbaiki hubungan antarsesama melalui saling memaafkan sebagai bagian dari persiapan menyambut Rama­dhan. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejah­teraan masyarakat Pasaman, dilanjutkan dengan tradisi bersalam-salaman antara Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran pejabat serta ASN. (ped/rel)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |