DEKLARASI NASIONAL— Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) secara resmi menetapkan rangkaian pelaksanaan kejuaraan daerah hingga nasional tahun 2026.JAKARTA, METRO–Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) resmi mengumumkan rangkaian agenda kejuaraan berjenjang untuk tahun 2026. Tahapan kompetisi akan diawali dengan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) dan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang mulai digelar Februari 2026, sebagai proses seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO 2026.
Ketua Harian PB ORADO, Giri Bayu Kusumah, menjelaskan bahwa pelaksanaan kejurcab dan kejurprov diserahkan kepada masing-masing pengurus cabang (pengcab) dan pengurus provinsi (pengprov) sesuai dengan kesiapan daerah. Meski demikian, PB ORADO telah menetapkan rentang waktu pelaksanaan sebagai pedoman nasional.
“Pelaksanaan kejurcab dan kejurprov menyesuaikan dengan kesiapan masing-masing pengcab dan pengprov, sehingga waktunya bisa berbeda-beda,” ujar Giri Bayu Kusumah dalam keterangan resminya, Selasa (11/2/2026).
Ia mengungkapkan, sejumlah daerah sudah memastikan jadwal penyelenggaraan. Provinsi Sumatera Selatan menjadi salah satu yang paling awal, dengan rencana menggelar kejurcab secara serentak di seluruh kabupaten dan kota pada 15 Februari 2026.
PB ORADO menegaskan bahwa proses seleksi atlet dilakukan secara bertahap dan terbuka. Juara di tingkat kabupaten/kota akan melaju ke kejurprov, dan pemenang di tingkat provinsi nantinya berhak mewakili daerah masing-masing pada ajang Kejurnas ORADO 2026.
“Seluruh rangkaian kejurcab dan kejurprov berlangsung mulai Februari hingga paling lambat 5 April 2026,” jelas Giri. Ia menambahkan bahwa Kejuaraan Nasional ORADO 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11–12 April 2026 sebagai puncak kompetisi tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Bidang Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi yang akrab disapa Jhon LBF, menegaskan komitmen organisasi dalam menjaga kualitas dan profesionalisme di setiap tingkatan kejuaraan. Menurutnya, keseragaman aturan serta menjunjung tinggi sportivitas menjadi fokus utama PB ORADO.
“Kami mendorong seluruh pengprov dan pengcab untuk menjadikan kejurcab dan kejurprov sebagai bagian dari pembinaan atlet yang berkesinambungan, bukan sekadar kompetisi,” ujar Jhon LBF.
Ia juga memastikan bahwa PB ORADO akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan agar seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal serta standar organisasi. Dengan sistem seleksi yang berjenjang dan terkontrol, Kejurnas ORADO 2026 diharapkan menjadi ajang yang mempertemukan para atlet domino terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. (*/rom)

17 hours ago
7

















































