Rumah Gadang dan Rumah Permanen Ludes Dilalap si Jago Merah

2 hours ago 2
PEMADAMAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar dua bangunan di Tanjung Munti, Nagari Sungai Beringin, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota.

LIMAPULUHKOTA, METROKebakaran besar menghangus­kan satu unit rumah gadang dan satu rumah permanen di Tanjung Munti, Na­gari Sungai Beringin, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu sore (1/3).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kedua bangunan mengalami rusak berat. Selain itu, kebakaran juga sempat membuat warga setempat panik lantaran bangunan yang terbakar berada di kawasan padat permukiman.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota, Fiddria Fala, menyampaikan laporan kebakaran diterima pada pukul 15.30 WIB. Tiga menit kemudian, tepatnya pukul 15.33 WIB, satu unit armada dari Posko Induk bersama personel langsung diberangkatkan me­nuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 6 kilometer.

“Petugas tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman serta pen­dinginan. Api berhasil dikendalikan dan penanganan selesai sekitar pukul 18.15 WIB,” ujar Fiddria Fala saat dikonfirmasi wartawab,

Dijelaskan Fiddria, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat dari dalam rumah gadang. Kobaran api dengan cepat menjalar ke ba­gian depan dan merambat ke rumah permanen yang berada di dekatnya.

“Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota. Objek yang terbakar terdiri dari satu rumah gadang dan satu rumah permanen dengan luas area terbakar di­perkirakan mencapai ±175­ meter persegi,” ungkap  Fiddria.

Fiddria menambahkan, luas area yang berpotensi terdampak mencapai sekitar 1.800 meter persegi mengingat kondisi lingkungan yang padat penduduk. Pemilik rumah gadang di­ketahui bernama Efrico (27), seorang wiraswasta.

“Hingga saat ini, pe­nyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dalam proses pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota me­ngerahkan satu unit armada dari Posko Induk, dibantu Posko Mungka serta dukungan dari Damkar Kota Payakumbuh,” tutur dia.

Dikatakan Fiddria, tidak terdapat laporan korban luka maupun korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Namun, kedua bangunan mengalami ke­ru­sakan berat akibat amukan si jago merah.

“Kami  mengimbau ma­syarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk, serta segera melaporkan apabila terjadi kejadian serupa guna meminimalisir dampak yang­ lebih besar,” tukasnya. (*)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |