Tabrakan Beruntun Maut di Jembatan Padang Besi, 4 Orang Tewas, 10 Luka-Luka, Dipicu Truk Rem Blong Seruduk 5 Kendaraan

3 days ago 27

Beranda BERITA UTAMA Tabrakan Beruntun Maut di Jembatan Padang Besi, 4 Orang Tewas, 10 Luka-Luka, Dipicu Truk Rem Blong Seruduk 5 Kendaraan

BERITA UTAMA

TABRAKAN BERUNTUN— Kondisi kendaraan yang hancur akibat tabrakan beruntun di Jembatan Padang Besi, Jalan Raya Indarung, Kelurahan Indarung, Kecematan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

PADANG, METROKecelakaan beruntun yang sangat mengerikan terjadi di Jembatan Padang Besi, Jalan Raya Indarung, Kelurahan Indarung, Kecematan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu (10/5) sekitar pukul 08.00 WIB. Insiden itu dipicu truk Hino rem blong yang kemudian menabrak lima kendaraan.

Akibatnya, empat orang dilaporkan tewas da­lam kecelakan tersebut dan 10 orang mengalami luka-luka. Warga maupun pengendara yang melintas di lokasi, langsung memberikan pertolongan kepada para korban dengan mengeluarkannya dari da­lam mobil yang sudah hancur.

Peristiwa nahas itu juga memicu kemacetan panjang di jalur utama penghubung Kota Padang dengan Kabupaten Solok. Hing­­ga Minggu siang, pihak Kepolisian masih me­la­kukan proses evakuasi kendaraan yang masih berada di badan jalan, sehingga arus lalu lintas harus diberlakukan sistem buka tutup.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, tabrakan beruntun ini melibatkan enam kendaraan. Mobil Toyota Rush dan mobil Toyota Kijang Super terlihat yang paling hancur. Sopir dan penumpannya dilaporkan sempat terjepit sebelum berhasil dieva­kuasi ke Rumah Sakit Unand­­ dan Semen Padang Hospital.

Direktur Lalulintas (Dir­lantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq mengatakan, ke­celakaan beruntun tersebut melibatkan enam kendaraan yang terdiri tiga truk dan tiga kendaraan minibus. Kecelakaan ini juga menyebabkan empat orang meninggal dunia serta 10 lainnya mengalami luka-luka.

“Enam kendaraan itu adalah Truk Hino BM 9936 KU, kontra Minibus Toyota Rush B 2881 KYU, kontra Truk Hino BA 9522 IU, kontra Jeep Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ, kontra Truk Hino BA 8497 QU, kontra Minibus Toyota Kijang Super BA 1740 JC,” kata Kombes Pol Reza.

Dijelaskan Kombes Pol Reza, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, kecelakaan ini bermula saat truk Hino BM 9936 KU datang dari arah Simpang SPN Padang Besi menuju Simpang Gadut. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga hilang kendali dan menabrak kendaraan yang berada di depannya.

“Truck Hino BM 9936 KU menabrak Toyota Rush B 2881 KYU yang berada di depan, lalu kendaraan ter­sebut terdorong hingga menghantam kendaraan lain. Setelah menghantam Toyota Rush, truk tersebut terus melaju dan kembali menabrak Mitsubishi Pajero serta Toyota Kijang Super hingga beberapa kendaraan mengalami kerusakan cukup parah,” ungkap Kombes Pol Reza.

Menurut Kombes Pol Reza, kondisi jalan di lokasi kejadian sedikit menikung dengan permukaan aspal yang rusak di beberapa bagian. Selain itu, di lokasi juga tidak ditemukan marka jalan maupun rambu lalu lintas.

“Empat korban meninggal dunia merupakan sopir dan penumpang Toyota Rush B 2881 KYU. Korban meninggal masing-masing bernama Arif Candra Effendi (40), Jhon Effendi (64), Efrialita (57), dan Delfawati (61) yang masih satu keluarga. Sebagian korban sempat mendapatkan perawatan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia,” tutur Kombes Pol Reza.

Selain korban meninggal dunia, kata Kombes Pol Reza, sebanyak 10 korban lainnya mengalami luka ringan dan sudah dieva­kuasi ke Semen Padang Hospital dan rumah sakit lainnya untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan berat, terutama Toyota Rush dan Toyota Kijang Super yang ringsek akibat benturan keras. Ke­rugian materi diperkirakan mencapai Rp450 juta Kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satlantas Polresta Padang dan Ditlantas Polda Sumbar,” jelas Kombes Pol Reza.

Terpisah, Kasatlantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata mengatakan, pihaknya masih me­lakukan pendalaman guna memastikan penyebab pas­ti kecelakaan beruntun ter­sebut. Petugas juga su­dah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.

“Kami kembali mengingatkan pengendara agar selalu berhati-hati saat melintas di jalur rawan ke­ce­lakaan. Pengguna ja­lan juga diminta mematuhi a­ra­han petugas guna meng­­­hin­dari kemacetan dan risiko kecelakaan,” pungkasnya. (ped)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |