SALURKAN BANTUAN BERAS— Perum Bulog Sumatera Barat, bersama Forkopimda Kabupaten Pesisir Selatan dan OPD terkait, menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk korban banjir bandang, Senin (30/3/2026).
PESSEL, METRO–Dalam rangka membantu percepatan penanganan pasca bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Perum Bulog Sumatera Barat, bersama Forkopimda Kabupaten Pesisir Selatan dan OPD terkait, menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), Senin (30/3/2026).
Penyaluran cadangan Beras Pemerintah (CBP) utk percepatan penanganan darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Pasca Bencana dan Keadaan Darurat di Kabupaten Pessel di IV Nagari Bayang Utara. Hadir Kabulog Propinsi Sumbar R. Darma Wijaya, Sekda Zainal Arifin,Wakapolres Kompol Syahfrizen, S.H, Kadis Perikanan dan Pangan Andi Syafinal, Kabag Perek Dinas Perek Pessel Dailipal. Dan Forkopimca Kecamatan Bayang Utara. Serta para Warga yg akan menerima bantuan berupa beras.
Kepada POSMETRO, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumatera Barat (Sumbar) R. Darma Wijaya mengatakan, penyaluran cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk percepatan penanganan darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Pasca Bencana dan Keadaan Darurat di Kabupaten Pessel di IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, wujud nyata negara hadir dan ada di tengah – tengah masyarakat “Penyaluran cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 283 Karung, 1 Ton 830 Kg, pada 61 KK, pada warga yang ada ada di Kecanatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan,” tegas R. Darma Wijaya.
Lebih lanjut Ia menjamin ketersedian Beras Pemerintah (CBP) untuk percepatan penanganan darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Pasca Bencana dan Keadaan Darurat di Kabupaten Pessel di IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, aman.
Dan, R. Darma Wijaya berharpa penyaluran beras ini bisa membantu meringankan beban saudara – saudara kita, dan bisa dimanfaatkan sebaik – baiknya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Pesisir Selatan Zainal Arifin, mewakili Bupati Pesisir Selatan dalam kata sambutanya, kegiatan ini wujud komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat, serta memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi, khususnya bagi warga yang terdampak bencana.
Disampaikan Sekda, pada masa tanggap darurat, Pemkab Pessel telah melukan8 berbagai langkah cepat, antara lain pendirian posko darurat, penyedian logistik dan layanan kesehatan, serta penyaluran bantuan kebutuhan dasar. Pada tahap rehabilitasi, Zainal Pemda Pessel terus berupaya memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak, memulikan layanan publik, serta memberikan dukungan pada masyarakat.
Sedangkan pada tahap rekontruksi Pemerintah Daerah berkomitmen membangun kembali infrastruktur , dan pemulihan, dengan prinsip yang lebih aman dan tangguh terhadao bencana, “ ungkap Sekda Pessel itu. “Terdapat 82 KK yang masih menempati Huntara, dan ini menjadi perhatian utama pemerintah,” tegas nya kembali.
Zainan Arifin , masing – masing kepala keluarga mendapatkan 10 Kg beras selama 3 bulan berturut – turut, yaitu bulan Januari s/d Maret 2026, sehingga masing – masing kepala keluarga mendapatkan 30 Kg beras. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat tetap bersabar, saling menguatkan dan terus bergotong royong dalam menghadapi masa sulit, semangat kebersamaan adalah kekuatan utana kita untuk bangkit dari bencana. Terima kasiih pada semua pihak telah membantu, dalam percepatan penanganan darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Pasca Bencana dan Keadaan Darurat,” ucap Zainal Arifin
Sementara itu Kapolres Pessel,diwakli Wakapolres Pessel Kompol Syagfrizen, S.H berpesan agar bantuan beras di salurkan Perum Bulog Provinsi Sumbar ini bisa dipergunakan sebaik – baiknya, untuk kebutuhan dan keperluan sehari – hari. Berdasarkan data didapatkan di lapangan, bantuan diberikan kepada Warga korban bencana banjir dan tanah longsor
Terhadap korban jumlah 117 KK dari jumlah tersebut sdh tinggal Huntara dg perincian Huntara 1 jumlah 22 KK dan 84 jiwa dan di Huntara 2 jumlah 31 KK dan 99 jiwa, jumlah yang di Huntara 53 KK dengan 183 jiwa. Kemudian sisanya diDTH ( daftar Tunggu Hunian ) sebanyak 64 KK dan 192 jiwa ditempatkan sementara di rumah yang layak menumpang dirumah tetangga dan keluarga nya. (rio)

5 hours ago
4

















































