25 Negara Siap Hadir, Bukittinggi Matangkan Perayaan 100 Tahun Jam Gadang

2 hours ago 2
RAPAT KOORDINASI— Pemerintah Kota Bukittinggi mematangkan persiapan peringatan satu abad Jam Gadang melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula Balaikota, Senin (3/3).

BUKITTINGGI, METRO— Pemerintah Kota Bukittinggi mematangkan persiapan peringatan satu abad Jam Gadang melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula Balaikota, Senin (3/3). Pertemuan tersebut dihadiri jajaran perangkat daerah bersama konseptor kegiatan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan terarah dan berdampak luas bagi daerah.

Konseptor event 100 Tahun Jam Gadang, Arif Malin Mudo, menegaskan bahwa peringatan ini bukanlah bentuk glorifikasi terhadap masa kolonial, melainkan momentum refleksi sejarah. Menurutnya, Jam Gadang harus diposisikan sebagai simbol perjalanan panjang dan saksi bisu perjuangan bangsa menuju kemerdekaan.

“Event ini disusun bukan untuk menghambakan Belanda yang pernah menjajah Indonesia, namun bagaimana menilik perjalanan sejarah dan Jam Gadang sebagai saksi bisu perjuangan kemerdekaan Indonesia,” ujar Arif.

Ia menambahkan, peringatan satu abad ini diharapkan memberi nilai edukatif bagi masyarakat sekaligus membuka peluang kerja sama lintas daerah hingga mancanegara. Dengan pendekatan sejarah dan budaya, Bukittinggi berpeluang memperluas jejaring diplomasi kota.

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Albertiusman, menjelaskan bahwa pemerintah daerah bersama inisiator telah menyusun delapan agenda utama. Kegiatan tersebut dirancang menyentuh berbagai sektor, mulai dari seni budaya, literasi, sejarah, hingga arsitektur.

Delapan agenda itu meliputi Jam Gadang Cultural Night, Seminar Internasional Diplomasi Bukittinggi–Amsterdam, Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan, Lomba Fotografi, Pameran 100 Foto Jam Gadang, Seminar Internasional Arsitektur dan Mesin Jam Gadang, Pekan Cinema Bukittinggi, Lomba Menulis dan Baca Puisi tingkat pelajar se-Indonesia, serta Sarapan Pagi Gratis bagi masyarakat.

“Menurut rencana, rangkaian event ini akan dilaksanakan mulai 14 sampai 21 Juni 2026. Tentu nanti ada pre event yang juga akan dilaksanakan, terutama untuk promosi dan menggaungkan 100 tahun Jam Gadang,” jelas Rismal.

Selain delapan agenda tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi juga menggandeng Yayasan Satu Pena untuk menghadirkan 100 kegiatan tambahan yang terintegrasi dalam Internasional Minangkabau Literacy Festival (IMLF). Festival literasi berskala global ini menjadi salah satu magnet utama dalam peringatan satu abad ikon kebanggaan kota tersebut.

Hingga saat ini, tercatat 25 negara telah mengonfirmasi keikutsertaan dalam perhelatan tersebut. Partisipasi internasional ini diharapkan semakin menguatkan posisi Bukittinggi sebagai kota bersejarah yang memiliki daya saing global.

“Jadi ada dua main event besar. Sehingga ini butuh kerja keras semua dan dukungan dari masyarakat Kota Bukittinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar pelaksanaan acara berjalan optimal. Pemerintah daerah juga telah berupaya menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna memastikan dukungan penuh terhadap agenda besar ini.

“Niat baik dan motivasi mulia ini harus dijaga bersama. Kita harus jadi bagian kesuksesan dari peringatan 100 tahun Jam Gadang. Beberapa kementerian sudah nyatakan dukungan, tentu ini akan jadi event besar untuk Bukittinggi Gemilang. Kita dari pemerintah juga berharap dukungan dari masyarakat Bukittinggi, yang tentu akan jadi saksi sejarah 100 tahun Jam Gadang,” ujar Wawako.

Peringatan satu abad Jam Gadang bukan sekadar seremoni, tetapi momentum strategis untuk menguatkan identitas sejarah, budaya, dan diplomasi Kota Bukittinggi di kancah nasional maupun internasional. (pry)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |