Akademisi  Heru Pramana Putra, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo dan Reformasi Polri

1 hour ago 2
SILATURAHMI—Perwakilan Polda Sumbar bersilaturahmi dengan Dosen Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi, Heru Pramana Putra, S.IP,.M.IP.

BUKITTINGGI, METRO–Dosen Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi, Heru Pramana Putra, S.IP,.M.IP, menyampaikan dukungan terhadap implementasi program Asta Cita yang diinisiasi oleh Prabowo Subianto sebagai kerangka strategis dalam mewujudkan arah pembangunan nasional yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan ma­sya­rakat luas.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya merupakan dokumen perencanaan, melainkan juga representasi komitmen politik yang harus direalisasikan secara konkret, terukur, dan konsisten sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik.

“Dalam konteks tersebut, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang konstruktif dari seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, akademisi, sektor swasta, maupun ma­syarakat sipil, guna me­mas­tikan bahwa setiap agen­da yang termuat da­lam Asta Cita dapat diimplementasikan secara efektif dan berkesinam­bu­ngan,”­­­­ ungkap He­ru.

Dijelaskan Heru, dukungan kolektif ini menjadi faktor kunci dalam menjamin kelancaran serta keberhasilan program hingga akhir masa kepemimpinan, sekaligus memperkuat legitimasi kebijakan publik yang dijalankan.

“Selain itu, saya juga mendukung upaya reformasi institusional di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai lembaga negara yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ke­ama­nan dan ketertiban ma­sya­rakat,” kata Heru.

Heru mengatakan, reformasi Polri menjadi penting dalam rangka memperkuat kapasitas kelembagaan agar mampu menjawab dinamika tantangan keamanan yang semakin kompleks, se­kaligus meningkatkan kua­litas pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan ma­sya­rakat (public service oriented).

“Sebagai institusi penegak hukum, Polri diharapkan tetap berpegang pada prinsip mission-oriented, yaitu menjalankan tugas dengan fokus pada pencapaian tujuan utama organisasi, yakni memberikan per­lindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat secara profesional dan proporsional,” tutur dia.

Dikatakan Heru, kehadiran Polri tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai representasi negara dalam menjamin rasa aman, ke­adilan, dan ketertiban sosial. Ke depan, Polri diharapkan mampu menunjukkan pe­ningkatan kualitas ke­lem­bagaan yang ditandai dengan penguatan integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap aspek pelaksanaan tugas.

“Hal ini mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, transparansi dalam pengambilan ke­pu­tusan, serta penerapan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dengan demikian, keperca­yaan publik terhadap institusi Polri dapat terus ditingkatkan secara ber­ke­lan­jutan,” ujar dia.

Sebagai bagian dari komunitas akademik, Heru memandang bahwa dukungan terhadap kebijakan strategis nasional dan reformasi kelembagaan ha­rus disertai dengan sikap kritis, konstruktif, dan berbasis pada kajian ilmiah.  “Oleh karena itu, kontribusi akademisi tidak hanya sebatas pada dukungan normatif, tetapi juga dalam bentuk pemikiran, penelitian, serta rekomendasi ke­bijakan yang dapat mem­perkuat efektivitas implementasi program dan reformasi yang sedang dijalankan,” tutupnya. (rgr)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |