JAKARTA, METRO – Memasuki akhir pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (DPP PKPS) menggelar buka puasa bersama yang dirangkai dengan santunan anak yatim. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Balairung, Jalan Matraman Raya No.19, Sabtu (28/2/2026) malam.
Suasana kekeluargaan tampak kental dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 125 anggota keluarga besar DPP PKPS serta 35 anak yatim dari kalangan perantau Pesisir Selatan di wilayah Jabotabek. Agenda sosial-keagamaan ini menjadi salah satu program awal kepengurusan DPP PKPS masa bakti 2025–2030.
Ketua Panitia Pelaksana, Titi Wien, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut seluruh donasi yang terkumpul telah disalurkan, dengan prioritas utama kepada anak-anak yatim.
“Alhamdulillah donasi sudah dibagi habis terutama dan utama untuk anak-anak yatim Pessel yang berjumlah 35 orang dari wilayah Jabotabek. Tidak semua orang diberi kesempatan untuk berbagi di bulan yang suci ini. Alhamdulillah kita bisa melaksanakan, dan kalau tidak kita siapa lagi,” ujarnya saat menyampaikan laporan kegiatan.
Perantau Pessel yang berlatar belakang Polisi Wanita itu menegaskan, suksesnya acara tidak terlepas dari dukungan seluruh jajaran pengurus. Menurutnya, santunan kepada anak yatim tidak mungkin terlaksana tanpa semangat sedekah para anggota, terlebih di bulan Ramadan yang diyakini sebagai momentum pahala dilipatgandakan.
Dalam laporannya, Titi Wien juga mengawali dengan memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT dan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ia mengaku terharu melihat antusiasme tokoh dan pemuka perantau Rang Pasisia yang dapat berkumpul dalam satu majelis kebersamaan.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pembina, Penasehat, Pengawas, dan Dewan Pakar, serta Ketua Umum DPP PKPS Adi Karsyaf, SH, Sekretaris Jenderal Bakri M, SE, MP, Ketua Bidang OKK Roja Yesi, dan seluruh pengurus yang telah mendukung terselenggaranya acara.
“Kepada segenap donatur yang sudah berbagi rezeki, kami ucapkan terima kasih banyak atas support-nya. Kami akan menjaga amanah dengan baik. Juga kepada seluruh panitia yang terlibat dan sudah bekerja dengan sepenuh hati, semoga lelah kita jadi lillah. Aamiin ya rabbal alamin,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PKPS, Adi Karsyaf, dalam sambutannya membuka dengan pantun yang disambut senyum para hadirin. Ia kemudian menyapa para dewan pembina, penasehat, serta seluruh undangan yang hadir, sembari menegaskan pentingnya menjaga kekompakan organisasi dan semangat berbagi di bulan suci.
Mewakili Dewan Pembina, Penasehat, dan Dewan Pakar, tokoh Pesisir Selatan, Alirman Sori, turut memberikan sambutan. Mantan Ketua DPRD Pesisir Selatan itu menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia yang dinilai penuh dedikasi dalam merealisasikan agenda keagamaan organisasi.
“Jangan pernah berhenti mengajak orang lain berbuat baik. Tidak hanya memberi manfaat bagi orang yang diajak, tetapi juga membawa keberkahan bagi yang mengajak,” ujar Alirman Sori.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Ummul Kitab dan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan tausyiah oleh Ustaz H. Zetri Ahmad Fathullah. Dalam ceramahnya, ia mengulas kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai teladan utama—uswatun hasanah—yang mengedepankan kedekatan dengan umat serta musyawarah dalam mengambil keputusan.
Menjelang waktu berbuka, ustaz memimpin doa bersama. Para peserta kemudian menikmati takjil yang telah disiapkan, dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah.
Di sela kegiatan, Ketua Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau (PBKM) DKI Jakarta, Dr Rosita Medina, yang juga Sekretaris Koordinator Arisan Bundo Kanduang DPP PKPS, menilai kegiatan buka bersama tersebut memiliki makna lebih dari sekadar makan bersama.
“Acara Bukber ini menjadi menarik karena tidak hanya menjadi ajang makan bersama, tetapi juga mempererat hubungan, meningkatkan spiritualitas, dan berbagi kebahagiaan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, DPP PKPS berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di kalangan perantau Pesisir Selatan terus tumbuh, sekaligus memperkuat peran organisasi sebagai wadah silaturahmi dan pengabdian bagi masyarakat. (rom)

14 hours ago
6

















































