Beranda METRO SUMBAR Hadiri Wisuda Alumni ke-30 Ponpes Salafiyah Bahrul Ulum, Bupati Tekankan Pentingnya Karakter dan Akhlak
METRO SUMBAR
WISUDA PONPES— Bupati Pasaman Welly Suhery, pasangkan selendang wisuda saat menghadiri prosesi Wisuda Alumni ke-30 Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Bahrul ‘Ulum.
PASAMAN, METRO–Bupati Pasaman, Welly Suhery, tengah menghadiri prosesi Wisuda Alumni ke-30 Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Bahrul ‘Ulum, Kecamatan Panti, Kamis (30/4). Kehadiran orang nomor satu di Pasaman ini turut didampingi oleh jajaran pejabat pemerintah daerah dan disambut hangat oleh keluarga besar pesantren. Selain Bupati, acara ini juga dihadiri oleh Asisten I Setda Kabupaten Pasaman, Camat Panti, serta perwakilan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pasaman yang diwakili oleh Kasi Pontren. Tampak hadir pula Pimpinan Ponpes Madri Warman, para majelis guru, serta seluruh orang tua/wali murid santriwan dan santriwati.
Acara diawali dengan sambutan dari Pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Bahrul ‘Ulum, Madri Warman. Beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Bupati beserta rombongan. Dalam laporannya, Madri Warman menyebutkan bahwa pada wisuda angkatan ke-30 ini, terdapat 8 orang santriwan dan santriwati yang telah menyelesaikan masa pendidikannya. “Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Bupati. Ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap pendidikan agama di daerah kita,” ujar Madri Warman.
Dalam pidato sambutannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa wisuda ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan titik awal bagi para santri untuk melangkah ke jenjang yang lebih luas. Ia menekankan bahwa keberhasilan para wisudawan adalah hasil dari perpaduan kecerdasan, disiplin, dan doa yang tidak terputus.
“Di balik keberhasilan ini, ada pengorbanan orang tua dan wali murid yang dengan sabar mendampingi, serta keikhlasan para guru yang membimbing tanpa lelah. Generasi masa depan Pasaman harus menjadi cahaya, di mana ilmu menjadi penuntun dan akhlak menjadi penopangnya,” kata Bupati.
Bupati juga mengaitkan momen ini dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam mewujudkan program “Pasaman Bangkit” yang berfokus pada pembangunan manusia yang berkarakter, unggul, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Sebagai penutup, Bupati Welly Suhery memberikan pesan khusus kepada 8 wisudawan agar tetap rendah hati, menghormati orang tua, dan menjaga nilai-nilai agama yang telah ditanamkan. Beliau juga menyempatkan diri membacakan pantun: Pai ka panti barami-rami, Singgah di pasa mambali lamang, Selamat wisuda anak kami, Untuang sukses di maso datang.” Kegiatan wisuda diakhiri dengan sesi foto bersama antara Bupati, jajaran Asisten I, Camat, Kasi Pontren Kemenag, pimpinan pondok, dan para santri yang diwisuda dalam suasana penuh khidmat. (ped/rel)

1 hour ago
3

















































