Jelang Munas X LDII, Maksimalkan Silaturahim, Serap Aspirasi Warga

15 hours ago 11
Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Sawahlunto, Dedy Salman, SH, MH,

SAWAHLUNTO, METRO–Menjelang pelaksa­naan Musyawarah Nasional (Munas) X, Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Sawahlunto, Dedy Salman, SH, MH, aktif menye­rap aspirasi masyarakat melalui momentum silaturahim Idul Fitri 1427 H. Menurut Dedy, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menghimpun berbagai masukan dari masyarakat yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan Munas X LDII yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 April mendatang.

Ia menilai, Munas me­rupakan momentum strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi ke depan, sekaligus memperkuat peran LDII dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah. “Kami memanfaatkan momentum Idul Fitri untuk mempererat silaturahim de­ngan berbagai elemen masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Ini penting agar suara dari daerah dapat terakomodasi da­lam Munas,” ujar Dedy Salman di kawasan Tanjung Sari, Sawahlunto, Senin (30/3).

Dedy menegaskan, Mu­nas X bukan sekadar agenda rutin lima ta­hu­nan, tetapi menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja organisasi, sekaligus me­rumuskan langkah-langkah yang lebih adaptif terhadap dinamika ma­sya­rakat. “Kami memandang Munas X sebagai momentum konsolidasi besar ba­gi seluruh jajaran LDII. Hasilnya nanti akan menjadi pedoman bagi kami di daerah dalam menjalankan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata­nya.

Ia juga memastikan bahwa LDII Kota Sawahlunto siap mendukung dan mengimplementasikan setiap keputusan Munas melalui kerja nyata di la­pangan. Sejumlah program yang telah berjalan selama ini akan terus diperkuat, seperti pembinaan generasi muda, pendidikan karakter berbasis keagamaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Di Sawahlunto, LDII turut aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari gotong royong, pembinaan remaja masjid, hingga menjaga kerukunan antarumat beragama. Menurut Dedy, kondisi masyarakat yang majemuk menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan. “LDII di Sawahlunto terus berupaya hadir di tengah ma­syarakat, tidak hanya da­lam kegiatan keagamaan, tetapi juga sosial. Kami ingin menjadi bagian dari solusi, terutama dalam pem­binaan generasi mu­da agar memiliki akhlak yang baik dan semangat kebangsaan yang kuat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedy juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai stakeholder dalam mendukung pembangunan kota. Ia menilai, kolaborasi yang baik akan memperkuat kontribusi orga­nisasi dalam meningkatkan kesejahteraan ma­sya­rakat. “Aspirasi yang kami himpun dari masyarakat akan kami bawa sebagai kontribusi daerah dalam Munas. Kami berharap, kebijakan yang dihasilkan nantinya benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat luas,” ungkap­nya.

Ia berharap, Munas X LDII dapat melahirkan keputusan yang visioner, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus memperkuat peran LDII sebagai organisasi yang profesional, modern, dan berorientasi pada kemaslahatan umat dan bangsa. “Munas ini harus menjadi titik tolak bagi LDII untuk semakin berkontribusi nyata, baik di tingkat nasional maupun daerah, termasuk di Sa­wahlunto yang kita cintai ini,” pungkasnya.(ped/rel)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |