Ketua DPD Hanura Ingatkan Kepala Daerah Berasal dari Kader Partai, Mampu Hadirkan Strategi Pembangunan Tidak Semata Bertumpu pada Anggaran Pemerintah

1 day ago 13

Beranda BERITA UTAMA Ketua DPD Hanura Ingatkan Kepala Daerah Berasal dari Kader Partai, Mampu Hadirkan Strategi Pembangunan Tidak Semata Bertumpu pada Anggaran Pemerintah

BERITA UTAMA

FOTO BERSAMA— Foto bersama usai pelaksanaan Muscab ke-IV Partai Hanura Kota Padang, Rabu (6/5) yang lalu.

PADANG, METRO–Partai Hanura Kota Padang menggelar Mu­syawarah Cabang (Muscab) ke-IV pada Rabu (6/5) di Hotel Truntum Padang. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua DPD Hanura Sumatera Barat, Edi Naswany.

Dalam sambutannya, Edi menyoroti masih tingginya ketergantungan da­erah terhadap anggaran pemerintah pusat. Menurutnya, rendahnya kemandirian fiskal menjadi salah satu penghambat utama percepatan pembangunan di berbagai da­erah.

“Lemahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) mem­buat banyak daerah belum mampu berkem­bang secara optimal,” ujar Edi.

Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak bisa terus bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun dana transfer pusat. Dibutuhkan terobosan melalui inovasi serta penciptaan sumber ekonomi baru agar daerah dapat tumbuh mandiri.

“Berjuang dari daerah, daerah berdaya, Indonesia sejahtera. Itu motto kami. Tanpa daerah, Indonesia tidak akan ada. Tapi kenyataannya, banyak da­erah masih sulit ber­kembang karena bergantung pada APBD dan dana pusat,” katanya.

Edi juga menekankan pentingnya peran kepala daerah dari kader partai untuk menghadirkan stra­tegi pembangunan yang kreatif dan berkelanjutan. Ia mendorong adanya kolaborasi lintas sektor sebagai upaya membuka peluang ekonomi baru.

“Kader yang me­mimpin daerah harus berpikir bagaimana memba­ngun tanpa hanya bergantung pada APBD. Harus ada inovasi, kolaborasi, dan upaya menciptakan sumber ekonomi baru. Kalau tidak, daerah akan jalan di tempat,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh kader agar tetap menjaga etika politik dan semangat juang. Menurutnya, keberhasilan dalam dunia politik tidak terlepas dari dukungan masyarakat.

“Tujuan kita hari ini memupuk semangat juang agar layak menjadi wakil rakyat yang mampu memberikan yang terbaik. Dan ingat, jangan pernah sombong, karena tanpa suara rakyat kita bukan apa-apa,” ujarnya.

Pada Muscab tersebut, Afriadi resmi ditetapkan sebagai Ketua DPC Hanura Kota Padang secara aklamasi. Edi berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus melahirkan gagasan yang berdampak langsung bagi ma­syarakat.

“Muscab ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum memperbaiki infrastruktur partai dan menjemput kader yang tertinggal. Kita berharap di bawah kepe­mimpinan Afriadi, Hanura mampu membawa keberuntungan, kedamaian, serta melahirkan inovasi bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Afriadi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi secara kolektif dan terbuka terhadap berbagai masukan.

“Amanah ini tidak bisa dijalankan sendiri. Saya membutuhkan kerja sama dan dukungan semua ka­der. Kami juga terbuka terhadap kritik dan masukan, asalkan disampaikan de­ngan baik tanpa menimbulkan perpecahan,” ucap­nya.

Ke depan, Afriadi menargetkan penguatan struktur partai melalui pembentukan sekretariat sebagai pusat konsolidasi kader di Kota Padang. Ia juga berencana mengaktifkan kembali peran Pengurus Anak Cabang (PAC) sebagai ujung tombak organisasi.

“Ke depan, kami ingin memastikan kader memiliki ruang untuk bermu­syawarah dan bergerak bersama. Target kami je­las, bagaimana Hanura bisa berkembang dan me­raih kursi legislatif, dengan harapan lima anggota DPRD Kota Padang bera­sal dari Hanura,” tuturnya. (ped)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |