Lima Buah Terbaik untuk Es Buah Berbuka, Segar dan Menyehatkan

2 hours ago 1
ILUSTRASI— Semangka menjadi pilihan utama yang dinilai baik untuk dijadikan campuran es buah saat berbuka puasa karena kandungan airnya yang sangat tinggi

BULAN suci Ramadan selalu identik dengan sajian takjil yang menyegarkan. Di antara berbagai pilihan menu berbuka, es buah menjadi salah satu favorit masyarakat Indonesia karena rasa manis dan dinginnya mampu me­ngembalikan kesegaran setelah seharian menahan lapar dan haus.

Sensasi segar dari cam­puran aneka buah, sirup, dan es batu memang menggoda. Namun, pemilihan jenis buah yang tepat tetap perlu diperhatikan agar manfaat kesehatannya tetap optimal dan tidak sekadar menjadi pelepas dahaga.

World Health Organization (WHO) merekomendasikan konsumsi bu­ah dan sayur minimal 400 gram per hari guna menjaga kesehatan tubuh. Es buah dapat menjadi salah satu cara praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut selama Ramadan.

Dirangkum dari laman United States Department of Agriculture (USDA) dan Cleveland Clinic, berikut lima buah yang dinilai baik untuk dijadikan campuran es buah saat berbuka puasa.

Semangka menjadi pi­lihan utama karena kan­dungan airnya yang sangat tinggi. Buah ini mengan­dung lebih dari 90 persen air serta vitamin A dan C yang membantu memulihkan cairan tubuh setelah seharian berpuasa.

Potongan semangka merah yang manis sangat cocok dipadukan dengan sirup cocopandan atau sedikit madu. Kombinasi tersebut menghasilkan ra­sa segar yang langsung terasa saat azan magrib berkumandang.

Selain semangka, me­lon juga kerap menjadi bahan utama es buah. Rasa manis alaminya serta teksturnya yang lembut membuat melon mudah dikombinasikan dengan ber­bagai bahan lainnya.

Menurut Cleveland Cli­nic, melon mengandung vitamin C dan antioksidan yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Asupan ini dibutuhkan selama Ramadan agar tubuh tetap fit menjalani aktivitas.

Campuran melon hijau dengan perasan jeruk nipis, es batu, dan sedikit air kelapa dapat menghadirkan sensasi segar alami. Menu ini tidak hanya nikmat, tetapi juga membantu menjaga hidrasi.

Pepaya juga menjadi buah yang direkomendasikan untuk berbuka puasa. Setelah seharian kosong, sistem pencernaan membutuhkan makanan yang ringan dan mudah dicerna.

Berdasarkan informasi dari National Institutes of Health, pepaya mengandung enzim papain yang membantu proses pencernaan protein. Kandungan tersebut dapat mencegah rasa begah atau tidak nyaman setelah berbuka.

Nanas turut menjadi pilihan karena cita rasa asam manisnya yang khas. Buah ini sering dijadikan campuran es buah untuk menambah variasi rasa dan aroma yang menyegarkan.

Mayo Clinic menjelaskan bahwa nanas mengandung enzim bromelain yang mendukung sistem pencernaan dan membantu mengurangi perada­ngan. Kandungan ini membantu tubuh beradaptasi kembali setelah berpuasa.

Agar tidak terlalu asam, gunakan nanas segar da­lam potongan kecil dan tambahkan sedikit madu untuk menyeimbangkan rasa. Perpaduan ini membuat es buah terasa lebih harmonis.

Kurma menjadi buah yang hampir selalu hadir saat Ramadan. Selain dianjurkan dalam sunnah, kurma juga dikenal kaya ene­rgi alami yang cepat di­serap tubuh.

Menurut penelitian yang dikutip dari University of Scranton, kurma memiliki kandungan antioksidan tinggi yang baik bagi kesehatan. Gula alaminya membantu memulihkan energi secara cepat tanpa perlu tambahan pemanis berlebih.

Potongan kurma dalam es buah memberikan rasa manis alami sekaligus nilai gizi yang lebih baik. Dengan memilih buah-buahan yang tepat, es buah tak hanya menyegarkan, tetapi juga menjadi sajian sehat untuk mengawali berbuka puasa. (*/rom)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |