Menteri Haji dan Umrah Lepas Mudik IKM Jakarta, Tegaskan Pulang Basamo sebagai Ikhtiar Menyambung Silaturahmi

5 hours ago 4
Screenshot

JAKARTA, METRO—Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menghadiri sekaligus memberikan apresiasi tinggi pada acara pelepasan 12 bus program “Pulang Basamo 2026” yang digagas DPW Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung di Museum Satria Mandala, Jakarta Selatan, Senin (16/3/2026), ini menjadi penegasan kuatnya solidaritas, persaudaraan, dan identitas kolektif perantau Minangkabau di ibu kota.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Gus Irfan itu menegaskan bahwa makna mudik bersama jauh melampaui sekadar perpindahan fisik dari satu daerah ke daerah lain. Ia menyebut Pulang Basamo sebagai perjalanan batin yang sarat nilai sosial, budaya, sekaligus spiritual.

“Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan mudik dari Jakarta menuju Sumatera Barat. Lebih dari itu, ini adalah perjalanan untuk kembali menyambung silaturahim,” ujar Gus Irfan, menekankan pentingnya menjaga ikatan kekeluargaan di tengah kehidupan perantauan.

Ia menambahkan, Pulang Basamo menjadi momentum penting bagi para perantau untuk kembali menguatkan akar budaya dan memperbarui kedekatan emosional dengan kampung halaman. Menurutnya, ada dimensi makna yang dalam ketika seseorang kembali ke tanah kelahirannya—bukan hanya melepas rindu, tetapi juga memperkuat jati diri dan nilai-nilai kebersamaan.

“Kembali menengok kampung halaman, membasuh rindu, serta merasakan hangatnya kebersamaan dengan keluarga dan sanak saudara adalah anugerah yang tidak ternilai,” lanjutnya.

Gus Irfan juga menyampaikan doa dan harapannya agar seluruh peserta mudik diberikan kelancaran, keselamatan, dan kesehatan selama perjalanan hingga tiba di kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.

Sementara itu, Ketua DPW IKM DKI Jakarta, Moch Yunaldi, menjelaskan bahwa pelepasan 12 bus ini merupakan gelombang awal dari rangkaian program Pulang Basamo 2026. Program ini, kata dia, dirancang sebagai bentuk pelayanan sekaligus penguatan solidaritas antarperantau Minang di Jakarta dan sekitarnya.

Ia menambahkan, kehadiran tokoh nasional seperti Menteri Haji dan Umrah serta Wakil Ketua Umum DPP IKM Arteria Dahlan memberikan energi positif dan motivasi tersendiri bagi para peserta mudik.

“Pulang Basamo bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga wujud nyata menjaga kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau di tanah rantau,” ujar Yunaldi.

Program Pulang Basamo 2026 dijadwalkan berlanjut dengan pemberangkatan gelombang berikutnya pada 22 Maret 2026. Tahap lanjutan ini ditujukan untuk mengakomodasi para perantau yang masih menyelesaikan aktivitas usaha dan pekerjaan menjelang hari raya, sehingga semakin banyak masyarakat Minang di perantauan dapat merasakan kebersamaan pulang kampung secara aman dan terorganisir. (*)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |