Safari Ramadan di Salareh Aia, Wagub Sumbar Serahkan Bantuan dan Tegaskan Pemulihan Pascabencana

2 hours ago 2
SAFARI RAMADAN— Wagub Sumbar Vasco Ruseimy melakukan safari ramadan Pemprov Sumbar di daerah terdampak bencana dengan menyambangi Masjid Syuhada’ Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (3/3) malam.

AGAM, METRO— Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melanjutkan rangkaian kunjungan ke daerah terdampak bencana dengan menyambangi Masjid Syuhada’ Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (3/3) malam.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, didampingi Ketua BKOW Sumbar Ny. Detta Maulin Vasco serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Sebelumnya, rombongan juga melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Raya Tantaman.

Kehadiran tim provinsi disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Agam dan masyarakat setempat yang saat ini masih berjuang melakukan pemulihan pascabencana. Suasana penuh keakraban dan harapan tampak mewarnai kegiatan tersebut.

Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap kondisi masyarakat Salareh Aia.

Ia mengungkapkan bahwa Nagari Salareh Aia menjadi salah satu wilayah dengan dampak kerusakan cukup parah. Kerusakan meliputi rumah warga, lahan pertanian, fasilitas umum, infrastruktur dasar, bahkan menimbulkan korban jiwa.

“Musibah ini meninggalkan duka bagi masyarakat. Namun kehadiran pemerintah provinsi menjadi bukti bahwa masyarakat tidak sendiri dan tetap mendapat perhatian, baik dari pemerintah provinsi maupun pusat,” ujarnya.

Muhammad Iqbal menjelaskan, Pemkab Agam telah melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh kerusakan yang terjadi, mencakup sektor perumahan, pertanian, jalan dan jembatan, fasilitas pendidikan, hingga rumah ibadah.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah daerah juga telah mengajukan proposal bantuan ke pemerintah pusat dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp7,9 triliun guna mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Saat ini, pemerintah kabupaten bersama pemerintah provinsi tengah mempersiapkan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak. Namun, proses tersebut masih menghadapi tantangan, terutama terkait ketersediaan lahan yang aman dan layak untuk pembangunan.

Sementara itu, Wakil Gu­ber­nur Vasco Ruseimy me­nyampaikan apresiasi atas keteguhan dan solidari­tas masyarakat Nagari Salareh Aia dalam menghadapi cobaan.

“Di tengah kondisi yang tidak mudah, masyarakat tetap menunjukkan kekuatan dan kebersamaan. Ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus bangkit,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap upaya pembangunan dan pemulihan di Sumatera Barat. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat nagari dan pemangku kepentingan memastikan data warga terdampak benar-benar valid dan terkoordinasi dengan baik.

“Pastikan data penerima bantuan akurat agar seluruh program dapat disalurkan secara adil dan tepat sasaran,” tegasnya.

Dalam kesempatan ter­sebut, Wakil Gubernur turut menyerahkan sejumlah ban­tuan, antara lain Rp50 juta untuk Masjid Syuhada’, 40 mushaf Al-Qur’an, bantuan Rp10 juta dari provinsi, Rp3 juta untuk petugas mas­jid, serta paket sembako dan per­lengkapan ibadah dari BPBD.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, diharapkan silaturahmi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah semakin kuat, sekaligus mempererat kebersamaan dalam mempercepat pemulihan dan pembangunan kembali Kabupaten Agam pascabencana. (pry)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |