BERJALAN NORMAL—Meski sejumlah SIUP berakhir tahun 2026, namun PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Ombilin memastikan operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Ombilin tetap berjalan normal.
SAWAHLUNTO, METRO—PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Ombilin memastikan operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Ombilin tetap berjalan normal meskipun sejumlah izin usaha pertambangan (IUP/IUPK) perusahaan batubara di Kota Sawahlunto berakhir pada tahun 2026.
Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia melalui situs resmi minerba, terdapat dua perusahaan tambang batubara di Sawahlunto yang masa izinnya berakhir pada Maret 2026, yakni PT Miyor Prima Coal dan PT Guguak Tinggi Coal.
Asisten Manajer Keuangan dan Umum PLN IP UBP Ombilin, Hadi Mulyanto, dalam keterangannya di Sawahlunto, Rabu (22/4), menegaskan bahwa secara umum operasional PLN IP UBP Ombilin tidak berkaitan langsung dengan pengadaan batubara.
“PLN IP UBP Ombilin bertugas mengelola PLTU Ombilin, mulai dari operasional pembangkit untuk memastikan suplai listrik di wilayah Sumatera terpenuhi, hingga perawatan unit dan pengembangan bisnis di luar penjualan listrik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PLN IP UBP Ombilin merupakan bagian dari PT PLN (Persero) yang fokus pada sektor pembangkitan listrik. Sementara itu, seluruh urusan pasokan batubara, termasuk pengadaan dan kontrak kerja sama dengan perusahaan tambang, menjadi kewenangan PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI).
“PLN IP UBP Ombilin hanya menerima batubara sesuai kebutuhan operasional, dengan target sekitar 2.000 ton per hari. Batubara yang masuk juga harus melalui uji laboratorium untuk memastikan kualitasnya sesuai standar operasional prosedur (SOP),” jelasnya.
Hadi menambahkan, PLN EPI telah beroperasi sejak Januari 2023 dan menangani pasokan energi primer untuk seluruh pembangkit PLN di Indonesia. Dengan sistem tersebut, ketersediaan batubara untuk PLTU Ombilin tetap terjamin.
“Karena pembagian tugas sudah jelas, maka berakhirnya IUP/IUPK beberapa perusahaan tambang di Sawahlunto tidak berdampak signifikan terhadap operasional kami. Pasokan batubara tetap tersedia dan terjamin dari pusat,” katanya.
Meski demikian, PLN IP UBP Ombilin tetap mendukung keberlangsungan perusahaan tambang batubara lokal. Selain berkontribusi terhadap perekonomian daerah, sektor tersebut juga menjadi sumber mata pencaharian bagi ratusan tenaga kerja di Sawahlunto.
“Kami tentu berharap aktivitas pertambangan di daerah tetap berjalan. Selain mendukung ekonomi lokal, keberadaan sumber batubara yang dekat juga dapat meminimalkan potensi kendala dalam distribusi,” tutupnya. (pin)

6 hours ago
2

















































