FESTIVAL PULANG BASAMO— Ribuan perantau memadati Lapangan Mako Kodaeral II di Bukik Peti Peti, Teluk Bayur, mengikuti rangkaian kegiatan Festival Pulang Basamo, Minggu (5/4).
PADANG, METRO- Kerinduan mendalam terhadap kampung halaman dan kekayaan tradisi Minangkabau menyatu dalam kemeriahan puncak acara Pulang Basamo yang digagas oleh Kodaeral II Padang, sejak Sabtu (4/4) hingga Minggu (5/4) di halaman Mako Kodaeral II, Bukik Peti peti. Ribuan peserta yang terdiri dari warga setempat hingga para perantau yang datang dari berbagai penjuru, tampak antusias memadati rangkaian festival yang berlangsung semarak sejak pagi hari.
”Kegiatan yang diinisiasi Kodaeral II ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan sebuah manifestasi nyata dalam menjaga marwah adat dan budaya Minangkabau agar tetap lestari, tak lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan,” ujar Dankodaeral II Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung usai melepas peserta. .
Dikatakan Saripunan Tanjung, kemeriahan dimulai sejak fajar menyingsing dengan pelaksanaan Senam Nusantara yang diikuti dengan penuh semangat. Energi positif tersebut berlanjut pada deretan agenda olahraga dan hiburan yang variatif, mulai dari Funbike dan Funwalk, mancing mania, hingga Festival Layang-layang yang menghiasi langit dengan warna-warni tradisi.
Tak hanya itu, pengunjung juga disuguhkan atraksi memukau sepertiý aksi disiplin, Pertunjukan Kolone Senapan yang presisi.
Otomotif & Hobi: Show dari Indonesia Off-Road Federation & Padang American Jeep, serta uniknya Animal Show. Akulturasi Budaya: Penampilan Barongsai yang atraktif serta alunan Live Music.
Pemberdayaan Ekonomi Bazar UMKM yang menyajikan produk lokal unggulan sebagai bentuk nyata kontribusi terhadap ekonomi kerakyatan.
Lebihjauh dikatakan Sarimpunan Tanjung, latar belakang diselenggarakannya Festival Pulang Basamo ini memiliki dimensi yang luas. Selain menjadi wadah melepas rindu dengan keluarga dan sanak saudara, kegiatan ini dirancang sebagai motor penggerak pembangunan daerah.
“Kegiatan ini adalah momentum untuk menguatkan identitas adat serta memberi kesempatan bagi para perantau untuk berkontribusi langsung bagi kampung halaman, baik secara sosial maupun ekonomi,” ungkap Dankodaeral II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, Minggu (5/4).
Melalui Pulang Basamo, hubungan harmonis antar sesama perantau dan warga di ranah Minang semakin dipererat. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan daerah melalui pemikiran, jejaring, maupun investasi sosial yang dibawa pulang oleh para perantau.
Dikatakan, melihat tingginya antusiasme dan dampak positif yang dihasilkan, besar harapan agar Pulang Basamo Kodaeral II dapat ditetapkan sebagai agenda tahunan.
Manfaatnya yang besar dalam melestarikan budaya, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat lokal menjadikan kegiatan ini sebagai aset pariwisata dan sosial yang berharga bagi Sumatera Barat. ”Pulang Basamo KODAERAL II membuktikan bahwa sejauh apa pun kaki melangkah, kecintaan pada tanah kelahiran dan komitmen menjaga budaya adalah ikatan yang takkan pernah putus,” tutur SarimpunanTanjung. Kegiata ini juga dihadiri Wadan Kodaeral II: Laksamana Pertama TNI Mulyadi beserta PJU, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar dan tokoh masyarakat.(ped)

15 hours ago
7

















































