Tanpa Dukungan Masyarakat, Kapolres Sebut Polisi Tidak Bisa Bekerja Sendiri 

10 hours ago 6
SERAHKAN BINGKISAN— Kapolres Solok Kota AKBP Mas'ud Ahmad didampingi Ny. Ayu Mas'ud Ahmad, menyerahkan bingkisan kepada anak yatim usai kegiatan buka bersama.

SOLOK, METRO— Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, kem­bali menegaskan bahwa polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Simpati dan kepercayaan dari ma­sya­rakat menjadi kekuatan bagi polisi dalam menjalankan tugas di lapangan. Hal ini disampaikan AKBP Mas’ud Ahmad dalam kegiatan buka puasa bersama  dengan Forkompinda, media dan memberikan santunan kepada anak yatim.

”Tidak akan berhasil maksimal tanpa ada simpati dan dukungan dari masyarakat. Polisi merupakan bagian dari ma­syarakat dan masyarakat menjadi bagian dari polisi dalam meujudkan rasa ke­amanan dan kenyamanan ditengah tengah ma­sya­rakat,” ujar Mas’ud terkait fungsi dan peran Polisi ditengah tengah ma­sya­rakat.

Menurut Mas’ud, tugas utama polisi tidak hanya terbatas pada penegakan hukum. Polisi juga berperan sebagai agent of change yang mendidik masyarakat tentang tata tertib sosial dan hukum.  Di sini lanjutnya, komunikasi adalah kunci untuk membangun kepercayaan. Polisi perlu aktif dalam melakukan dialog dengan masyarakat.

Program-program se­perti forum diskusi atau seminar tentang isu-isu keamanan dapat menjembatani hubungan antara polisi dan masyarakat. Dalam forum ini, ma­sya­rakat dapat menyampaikan keluhan, harapan, dan mendapatkan informasi berharga mengenai kebijakan yang diambil oleh kepolisian.

Partisipasi polisi dalam kegiatan sosial seperti program kebersihan lingku­ngan, dan pelatihan kete­rampilan menurut Mas’ud diharapkan dapat meningkatkan citra positif Polisi di mata masyarakat.  “Melalui keterlibatan ini, masyarakat tidak hanya melihat polisi sebagai pe­negak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas,” tambahnya.

Kegiatan sosial juga memberikan kesempatan bagi polisi untuk berinteraksi secara langsung de­ngan masyarakat dan mem­perkuat hubungan personal. Pemberdayaan warga untuk terlibat dalam menjaga keamanan ling­kungan diakui Mas’ud me­rupakan langkah strategis. Polisi dapat berkolaborasi dengan organisasi lokal untuk mengadakan pelatihan, seminar, dan workshop yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum dan keamanan.

Dengan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat, polisi bukan hanya sebagai pelindung tetapi juga sebagai partner dalam keselamatan. Kerjasama antara kepolisian dengan lembaga masyarakat, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta juga dapat mem­perkuat posisi dalam membangun kepercayaan. Program kerjasama yang memberikan akses kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam inisiatif ke­amanan dapat menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan.

“Dan kegiatan buka puasa bersama yang kita laksanakan ini juga merupakan bagian dari upaya kami meujudkan rasa kebersamaan dengan ma­syarakat,” harap Mas’ud Ahmad.  (vko)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |