Untuk Mitigasi Bencana, Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Perkuat Pengelolaan TKD

15 hours ago 10
MONITORING TKD—Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda saat menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Penggunaan TKD di Auditorium Gubernur, Kamis (26/3).

PAYAKUMBUH, METRO–Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah, Rida Ananda, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam memperkuat pengelolaan Tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) untuk mendukung penanganan dan mitigasi bencana. Hal itu disampaikan Sekda Rida Ananda saat menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Penggunaan TKD di Padang, Kamis (26/3).

“Rapat koordinasi ini sangat penting sebagai wadah untuk menyamakan persepsi serta memperkuat pemahaman terkait penggunaan TKD, khu­susnya dalam konteks penanganan dan mitigasi bencana,” kata Sekda Ri­da Ananda saat menghadiri Rakor Monev Penggunaan TKD di Padang, Kamis (26/3).

Rida menyebut, keikutsertaan Pemko Payakumbuh dalam rakor yang digelar Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri itu menjadi langkah konkret untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Ia menilai, penguatan pengawasan dan evaluasi menjadi kunci agar se­tiap alokasi TKD benar-benar menjawab kebutuhan daerah, terutama da­l­am menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Dalam kegiatan tersebut, tim Inspektorat Jenderal Kemendagri mem­­berikan arahan teknis mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pelaporan penggunaan TKD.

Selain itu, evaluasi ju­ga difokuskan pada kesiapan pemerintah daerah dalam mengantisipasi risiko bencana melalui alokasi anggaran berbasis prioritas.

Rida menegaskan, Pem­ko Payakumbuh akan terus mengoptimalkan pemanfaatan TKD agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kita berkomitmen mengelola anggaran secara profesional dan sesuai ketentuan, sehingga mampu me­ningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serta mempercepat penanganan pascabencana,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memper­kuat kualitas pengelolaan keuangan.

Menurutnya, kolaborasi yang solid akan mendorong peningkatan efektivitas penggunaan anggaran sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Dengan adanya monitoring dan evaluasi ini, kita optimistis kualitas pengelolaan TKD semakin me­ningkat dan mampu memperkuat ketahanan dae­rah serta melindungi ma­sya­rakat dari risiko bencana di masa mendatang,” kata dia. Rakor tersebut diikuti oleh perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Barat, diantaranya Inspektur daerah serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masing-masing kabupa­ten/kota guna menyelaraskan perencanaan dan peng­gunaan anggaran TKD di masing-masing wilayah. (uus)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |