AGAM, METRO–Suasana duka menyelimuti Kabupaten Agam saat prosesi pemakaman korban bencana galodo digelar pada Rabu (7/1). Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr Drs Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, memimpin langsung rangkaian prosesi pemakaman korban yang berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan di Kecamatan Palembayan.
Kapolda Sumbar tiba di Kabupaten Agam sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung menuju Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung. Di masjid tersebut, Kapolda bertindak sebagai imam shalat jenazah yang diikuti oleh unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pimpinan OPD, serta masyarakat setempat yang larut dalam suasana haru.
Usai pelaksanaan shalat jenazah, doa bersama dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Agam, H. Ilham, Lc., MA. Keenam jenazah kemudian diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pemkab Agam di Kampung Baru Sungai Jariang untuk dimakamkan secara layak dan penuh penghormatan.
Kasi Humas Polres Agam, Aiptu Ichlas Putra, SH, menjelaskan bahwa jenazah yang dimakamkan merupakan hasil temuan tim SAR gabungan dalam beberapa hari terakhir.
“Enam potongan tubuh korban yang berhasil ditemukan tim SAR gabungan dimakamkan di TPU Pemkab Agam setelah sebelumnya dilakukan pengambilan sampel DNA dan disimpan di cold storage DVI Polda Riau di RSUD Lubuk Basung,” jelas Ichlas.
Ia menambahkan, hingga saat ini proses identifikasi korban masih terus berlangsung.
“Dari total 43 korban meninggal dunia, sebanyak 17 jenazah dimakamkan di TPU Bungus Padang dan 26 jenazah, termasuk potongan tubuh, dimakamkan di TPU Pemkab Agam di Kampung Baru Sungai Jariang. Hingga kini, baru 13 jenazah yang berhasil diidentifikasi,” ungkapnya.
Ketua DPRD Agam, H. Ilham, menyampaikan bahwa peristiwa ini merupakan duka mendalam yang dirasakan seluruh masyarakat Kabupaten Agam. Menurutnya, kehadiran pemerintah dan seluruh unsur masyarakat menjadi bukti bahwa para korban dan keluarga yang ditinggalkan tidak sendiri menghadapi musibah ini.
“Hari ini kita telah melaksanakan prosesi pemakaman enam korban bencana banjir bandang. Semoga amal ibadah mereka diterima di sisi Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar H. Ilham.
Ia juga berharap seluruh pihak yang terlibat dalam prosesi pemakaman tersebut mendapat balasan pahala atas kepedulian dan kebersamaan yang ditunjukkan.
“Bencana ini bukan hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga duka mendalam di hati masyarakat. Namun kebersamaan hari ini menunjukkan bahwa Agam kuat dan tidak sendiri menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Usai seluruh rangkaian pemakaman selesai, Kapolda Sumbar melanjutkan agenda kunjungan kerja ke Kecamatan Palembayan. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda dijadwalkan menyerahkan bantuan pendidikan kepada masyarakat yang terdampak bencana galodo. Kunjungan ini turut didampingi oleh istri Kapolda Sumbar, Sari Gatot Tri Suryanti, bersama rombongan yang menempuh perjalanan darat menuju lokasi.
Aiptu Ichlas Putra menegaskan, kehadiran langsung Kapolda Sumbar merupakan wujud nyata empati dan perhatian pimpinan Polri kepada masyarakat yang tengah berduka.
“Kehadiran Kapolda Sumbar adalah bentuk kepedulian pimpinan Polri terhadap para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Diharapkan hal ini dapat memberikan kekuatan dan semangat bagi masyarakat terdampak,” tutupnya. (pry)

1 day ago
6

















































