AGAM, METRO–Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr Drs Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, menyalurkan bantuan sebanyak 40 unit sumur bor dan sumur galian bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam. Bantuan tersebut diberikan untuk mengatasi krisis air bersih yang dialami warga pascabanjir bandang dan tanah longsor yang melanda daerah itu pada akhir November 2025.
Kapolda Sumbar menjelaskan, puluhan sumur bor dan sumur galian tersebut dibangun di sejumlah kecamatan terdampak, dengan fokus utama di Kecamatan Palembayan.
“Bantuan 40 unit sumur bor dan sumur galian ini tersebar di beberapa kecamatan di Agam yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Khusus di Palembayan dibangun sebanyak 30 unit, dan 10 unit lainnya berada di kawasan hunian sementara lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia,” ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Rabu (7/1), didampingi Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Ia menambahkan, pembangunan sumur bor dan sumur galian tersebut disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah yang memiliki sumber air cukup dalam serta dominasi bebatuan.
“Sumur bor dan sumur galian ini dibuat karena sumber air di lokasi sangat dalam dan wilayahnya banyak bebatuan,” jelasnya.
Salah satu sumur bor yang ditinjau langsung Kapolda berada di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, yang merupakan sumur bor ketujuh yang telah dibangun. Keberadaan sumur tersebut kini dimanfaatkan oleh sekitar 200 kepala keluarga.
“Masyarakat sangat senang mendapatkan bantuan sumur bor dan sumur galian ini. Keberadaannya sangat membantu warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” katanya.
Sebelumnya, warga setempat kesulitan memperoleh air bersih akibat rusaknya sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) serta sumber air lainnya yang terdampak bencana.
“Untuk itu kami membangun sumur bor dan sumur galian ini agar kesulitan air bersih bisa teratasi. Mudah-mudahan sangat membantu, dan jika bak penampung dirasa kurang besar, akan kita tambah lagi,” ujar Kapolda.
Selain pembangunan sumur, Polda Sumbar juga mengoperasikan mobil water treatment di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, yang telah berfungsi sejak beberapa hari pascabencana.
“Air yang dihasilkan dari mobil water treatment ini langsung bisa diminum oleh masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sumbar juga menyerahkan bantuan sebanyak 400 paket kelengkapan sekolah bagi pelajar terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam. Bantuan tersebut diserahkan langsung bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumbar, Ny. Sari Gatot Tri Suryanta, di SDN 36 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.
“Bantuan ini kita serahkan kepada anak-anak TK, SD, dan SMP yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat bencana banjir bandang, banjir, dan tanah longsor,” ujar Kapolda.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan meliputi sepatu, tas, baju, celana, dan topi dengan total 400 paket. Untuk tahap awal, sebanyak 104 paket disalurkan kepada siswa SD dan SMP di SDN 36 Kayu Pasak.
“Jumlah bantuan ini tidak menutup kemungkinan akan bertambah, karena anggota kami masih melakukan pendataan di lapangan. Kami minta masyarakat untuk menyampaikan langsung saat proses pendataan,” jelasnya.
Kapolda menegaskan, bantuan tersebut diberikan berdasarkan pendataan yang dilakukan secara rinci, mulai dari identitas penerima hingga ukuran pakaian dan sepatu.
“Kita tidak berhenti sampai di sini. Anak-anak kita harus tetap sekolah dan mereka harus bisa kembali tersenyum,” katanya.
Bantuan ini, lanjut Kapolda, diberikan setelah pihaknya mendengarkan langsung keluhan masyarakat terdampak yang menyampaikan kebutuhan mendesak akan kelengkapan sekolah bagi anak-anak mereka.
“Sebelumnya kami turun langsung ke lokasi, mendengarkan keluhan warga, dan mereka memang membutuhkan kelengkapan sekolah untuk anak-anaknya,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama menyambut bulan suci Ramadan yang akan datang, dengan harapan masyarakat Kabupaten Agam senantiasa diberi perlindungan dan kekuatan oleh Allah SWT. (pry)

1 day ago
6

















































