Hadirkan Ustadz Abdul Somad, Tabligh Akbar Polda Sumbar Diikuti Ribuan Warga, Kukuhkan UAS sebagai Penasehat Polda Sumbar

7 hours ago 4

PADANG, METRORibuan jamaah dari berbagai daerah di Pro­vinsi Sumatra Barat (Sum­bar) memadati Masjid Ra­ya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Kota Pa­dang, Senin siang (16/3). Mereka antusias mengikuti  Ta­bligh Akbar Ramadhan yang diselenggarakan Pol­da Sumbar dengan meng­hadirkan pendakwah kon­dang, Ustadz Abdul Somad (UAS).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Polda Sumbar ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan menjadi momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi antara institusi Polri dengan masyarakat di tengah keberkahan bulan suci.

Pada kesempatan itu, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menekankan bahwa Ramadan harus dimaknai sebagai madrasah atau sekolah kehidupan bagi setiap Mus­lim.

“Bulan Ramadan merupakan bulan tarbiyah atau pendidikan jiwa. Di dalamnya terdapat filosofi mendalam tentang pengendalian diri, peningkatan keimanan, serta penguatan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasya­ra­kat,” ujar Irjen Pol. Gatot di hadapan ribuan jamaah yang hadir.

Jenderal bintang dua tersebut menambahkan, nilai-nilai spiritual seperti iman, takwa, dan amal saleh merupakan fondasi utama dalam menciptakan harmoni dan keamanan di tengah masyarakat. Menurutnya, hal ini sejalan dengan semangat Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkea­dilan) dalam memberikan pelayanan yang lebih humanis.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana bagi personel Polri dan seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat iman. Dengan fondasi spiritual yang kokoh, kita dapat menjalankan peran masing-masing dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kedamaian di Sumbar,” tuturnya.

Pantauan di lokasi, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Meski cuaca Kota Padang cukup terik, jamaah tetap bertahan dengan khusyuk mendengarkan setiap butir tau­siyah yang disampaikan oleh UAS. Selain pesan-pesan agama, acara ini juga menjadi simbol persatuan antara ulama, umara (pemerintah/aparat), dan umat.

Melalui Tabligh Akbar ini, Polda Sumbar berharap pesan-pesan perdamaian dan persatuan yang disampaikan dapat terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga situasi kamtibmas di Ranah Minang tetap kondusif selama Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang.

Kukuhkan UAS Sebagai Penasehat Polda Sumbar

Selain menggelar Tabligh Akbar, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menganugerahkan gelar Penasehat Polda Sum­bar kepada Ustadz Abdul Somad. Kegiatan tersebut digelar di halaman Mapolda Sumbar.

Kedatangan Ustadz Ab­dul Somad (UAS) bersama rombongan disambut secara resmi dengan jajar kehormatan oleh jajaran Polda Sumbar, yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan hadrah sebagai bentuk penyambutan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda Sumbar bersama Ustadz Abdul Somad juga melakukan penanaman pohon di lingkungan Mapolda Sumbar sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung program “Sejuk Asri”.

Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengajak seluruh yang hadir untuk memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas kesempatan yang diberikan sehingga dapat berkumpul dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Ustadz Abdul Somad yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan dakwahnya pada bulan suci Ramadan untuk hadir di Polda Sumbar.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ustadz. Abdul Somad beserta rombongan yang telah berkenan hadir bersama kami di tengah kesibukan beliau pada bulan suci Ramadhan. Kehadiran beliau tentu menjadi kehormatan dan kebanggaan bagi kami semua di Polda Sumbar,” ujar Irjen Pol Gatot.

Menurut Irjen Pol Gatot, saat ini Polda Sumbar terus berupaya membangun pendekatan baru dalam pelaksanaan tugas kepolisian melalui konsep Culture Policing, yakni pendekatan kepolisian yang me­nge­depankan kearifan budaya lokal sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Konsep tersebut berjalan seiring dengan fungsi utama kepolisian yakni preemtif, preventif, dan represif, dengan memadukan nilai hukum negara dengan norma adat serta nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masya­rakat. Di Sumbar, kita memiliki falsafah yang sangat kuat, yaitu ‘Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah’. Nilai-nilai ini men­jadi dasar dalam mem­bangun komunikasi, kedekatan, serta kepercayaan masyarakat kepada Polri,” jelasnya.

Irjen Pol Gatot berha­rap melalui pendekatan Culture Policing, Polri dapat semakin humanis, dekat dengan masyarakat, serta mampu menjadi bagian dari solusi dalam setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda juga meluncurkan program “Se­juk Asri”, yang bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian, ulama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, kelestarian alam, dan harmoni sosial.

Selain itu, Polda Sumbar juga memberikan penganugerahan gelar Penasehat Polda Sumbar kepada Ustadz Abdul Somad sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya da­lam memberikan dakwah, pencerahan, serta pembinaan moral dan spiritual kepada masyarakat.

Kapolda menilai peran ulama sangat penting da­lam menjaga kesejukan kehidupan bermasyarakat serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan persatuan.

“Kami meyakini peran para ulama sangat penting dalam menjaga kesejukan kehidupan bermasyarakat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dan menjaga persatuan,” ungkapnya.

Dengan kehadiran Ustadz Abdul Somad sebagai Penasehat Polda Sumbar, diharapkan sinergi antara ulama dan umara dapat semakin kuat dalam mewujudkan kehidupan masya­rakat yang damai, harmonis, dan penuh keberkahan.

“Saya berharap seluruh anggota Polri dapat terus menjadi insan Bhayangkara yang amanah da­lam menjalankan tugas serta memberikan pengabdian terbaik bagi ma­sya­rakat, bangsa, dan negara,” tukasnya. (rgr)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |