Perbaiki Konektivitas Terdampak Bencana Sumatra, Bank Mandiri dan KemenhanBangun 5 Jembatan Bailey

1 day ago 7

JAKARTA, METRO–Bank Mandiri terus menegaskan komitmennya sebagai lembaga keua­ngan milik negara yang me­ngusung fungsi sebagai agen pencipta nilai sosial. Sejalan dengan peran ter­sebut, Bank Mandiri ber­kolaborasi dengan Kementerian Pertahanan Repu­blik Indonesia (Kemenhan) da­lam pembangunan lima jembatan bertipe bailey guna membantu pemulihan konektivitas wilayah yang terisolir akibat bencana banjir dan tanah longsor Sumatra.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyatakan inisiatif ini menjadi bagian dari dukungan nyata Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pe­nanganan dampak bencana serta memastikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan secara berkelanjutan. Kehadiran Jembatan Bailey diharapkan mampu menjadi solusi sementara yang efektif sebelum pembangunan infrastruktur permanen direalisasikan.

Ia menegaskan sinergi antara Bank Mandiri dan Kemenhan mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam merespons kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Me­nurutnya, pemilihan Jembatan Bailey didasarkan pada karakteristiknya yang adaptif, mudah dipasang, serta dapat dipindahkan sesuai kebutuhan di lapa­ngan.

“Sinergi ini merupakan wujud nyata kehadiran ne­gara dalam mempercepat penanganan bencana. Jem­batan Bailey dipilih karena instalasinya relatif cepat dan sangat sesuai untuk kondisi wilayah terdampak, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh ma­sya­rakat,” ujar Riduan.

Lebih lanjut, Riduan menambahkan bahwa me­lalui kolaborasi ini Bank Mandiri berharap jemba­tan tersebut dapat menjadi sarana penghubung vital bagi mobilitas warga, distribusi bantuan, serta akses terhadap layanan publik. Dengan demikian, proses pemulihan sosial dan ekonomi di daerah terdampak dapat berlangsung lebih optimal.

Adapun sejak akhir November hingga pertengahan Desember 2025, Bank Mandiri telah menyalurkan dan menyiapkan lebih dari 288.889 paket bantuan ke wilayah terdampak di A­ceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, mulai dari paket sembako, obat-obatan, keperluan wanita dan balita, selimut, genset, air bersih, kasur lipat, pakaian layak pakai, sebagai bagian dari respons kemanusiaan berkelanjutan perseroan.

Konsistensi ini menegaskan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah yang terus hadir, bergerak cepat, dan memberikan dampak nyata bagi pemulihan ma­syarakat. Pada awal tahun, Bank Mandiri juga terlibat aktif dalam mendukung pembangunan 600 unit Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang.

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri kembali mengirimkan Relawan Mandiri Tanggap Bencana yang menjadi ujung tombak pendam­pingan langsung ma­sya­rakat terdampak di lapa­ngan, untuk menggantikan Relawan tahap awal di Kabupaten Gayo Luwes. Sebanyak 20 Relawan Man­diri Tanggap Bencana yang tergabung pada batch kedua ini berasal dari lintas unit bisnis dan kantor wi­layah, termasuk Mandiri Emergency Response Unit (Team MERU) Mandiri Club.

Di lapangan, Relawan Mandiri Tanggap Bencana tidak hanya membantu pendistribusian logistik dan bantuan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap operasional posko tanggap bencana, yang meliputi posko dapur umum, kesehatan, pendidikan, serta trauma healing. (rgr)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |