Perkuat Dukungan BUMN Peduli pada Korban Bencana, Bank Mandiri Siap Bangun Rumah Huntara di Aceh

1 day ago 8

JAKARTA, METRO–Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya sebagai BUMN dan mitra strategis pemerintah dalam mendukung upaya penanganan dan pemulihan bencana Sumatera. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif perseroan dalam program BUMN Peduli untuk pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Pembangunan Huntara ini merupakan bukti kehadiran dan kolaborasi BU­MN melalui program yang diorkestrasi Danantara Indonesia serta BP BUMN, sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi ma­syarakat pascabencana. Melalui kolaborasi lintas instansi ini, fokus utama diarahkan pada penyediaan hunian yang layak, bermartabat, aman dan memenuhi standar untuk tempat tinggal sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak.

Adapun, peninjauan pem­bangunan Huntara tersebut dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang didampingi Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta jajaran direksi BUMN yang terlibat dalam pembangunan Huntara, termasuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BUMN Karya, PLN, Telkomsel, dan PT Perkebunan Nusantara. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa tujuan negara adalah secepatnya bekerja untuk meringankan penderitaan ma­sya­rakat.

“Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian, semua pihak telah bekerja dengan gemilang, dengan cepat,” ujar Presiden Prabowo di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1).

Selanjutnya, Chief Executive Officer (CEO) Da­nantara Indonesia Rosan Roeslani menjelaskan bahwa capaian pembangunan Huntara hingga awal tahun ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi lintas pihak, terutama peran aktif BUMN dalam mendukung proses pelaksanaan di lapangan. Ia menuturkan bahwa target pembangu­nan Rumah Hunian Dinantara di Aceh Tamiang telah ditetapkan sejak a­wal, dan progres hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya.

“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak a­wal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. BUMN bergerak cepat, be­kerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah, un­tuk memastikan ma­syarakat segera menda­patkan hunian yang layak,” jelasnya.

Senada, Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, menyoroti disiplin eksekusi dan intensitas kerja BUMN dalam mengejar target waktu yang ketat. “Pem­bangunan Rumah Hunian Danantara dilakukan da­lam rentang waktu yang sangat terbatas. BUMN bekerja dengan intensitas tinggi, melakukan percepatan konstruksi, pengadaan material, hingga pengawasan mutu secara simultan agar target dapat tercapai sebelum awal ta­hun,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi menyampaikan bah­wa keterlibatan Bank Man­diri dalam pengadaan Hun­tara Aceh Tamiang merupakan wujud sinergi nasional BUMN dalam memastikan kehadiran negara dirasakan secara nyata oleh masyarakat ter­dam­pak bencana.

“Di bawah koordinasi Danantara Indonesia, sinergi lintas BUMN termasuk Bank Mandiri, saat ini te­ngah mengakselerasi pembangunan total 600 unit Huntara secara nasional. Kami percaya, sinergi lintas BUMN menjadi kunci untuk memastikan proses pemulihan berjalan lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Ari.

Selain itu, Danantara Indonesia lewat sinergi lintas BUMN turut memastikan, pembangunan akan terus dirampungkan de­ngan target 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan, guna memastikan hunian layak sementara dapat segera tersedia bagi keluarga yang terdampak secara langsung.

Lebih lanjut, Ari menambahkan peran Bank Mandiri tidak hanya terbatas pada dukungan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyeluruh dalam mendukung pemulihan eko­nomi masyarakat pascabencana. “Sebagai agen pembangunan, Bank Man­diri berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan masyarakat terdam­pak bencana melalui ber­bagai inisiatif sosial dan ekonomi, termasuk pendampingan usaha serta akses layanan keuangan yang inklusif,” tambahnya.

Proyek pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ini merupakan hasil ko­laborasi sejumlah BUMN yang dikoordinasikan oleh PT Hutama Karya di bawah naungan Danantara Indonesia. Setiap unit dirancang dengan standar kelayakan huni dan mengikuti konsep modular untuk memastikan kecepatan dan kualitas pembangu­nan, serta dilengkapi fasilitas sosial pendukung.

Fasilitas pendukung me­­liputi dua kasur per unit, lemari, kipas angin, akses listrik dan Wi-Fi gratis, MCK komunal terpisah gu­na memastikan standar sanitasi, serta fasilitas u­mum seperti klinik kesehatan dan taman bermain anak untuk mendukung pemulihan sosial warga. Melalui sinergi dan akselerasi pembangunan Huntara ini, Bank Mandiri berharap dapat berkontribusi nyata dalam mempercepat pemulihan kehidupan ma­syarakat terdampak bencana, sekaligus memper­kuat peran BUMN sebagai agen pembangunan yang adap­tif dan responsif da­lam menghadirkan negara di tengah masyarakat. (rel)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |