Pastikan Proyek Strategis Tepat Waktu, GM PLN UIP Sumbagteng Tinjau PLTMG Riau Peaker 200 MW

8 hours ago 7

Pekanbaru — Dalam upaya memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sumatera, PT PLN (Persero) terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur pembangkit strategis. Salah satunya melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Riau Peaker 200 MW yang diproyeksikan menjadi tulang punggung pasokan listrik saat beban puncak di wilayah Riau dan sekitarnya.

Sebagai bentuk penguatan pengendalian proyek, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng), Hendro Prasetyawan, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan PLTMG Riau Peaker 200 MW untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target waktu, standar teknis, serta prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Kunjungan tersebut didampingi Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumbagteng 1, Edy Roy Antonius Sidabutar, Assistant Manager Project Site PLTMG Riau Peaker dan CNG Plant, Ahmad Affandi, serta jajaran terkait. Turut hadir Manager UPMK IV, Hadiansyah Kausar, beserta tim selaku pelaksana supervisi konstruksi, sebagai wujud sinergi dan penguatan koordinasi lintas unit dalam pengendalian proyek strategis ini.

Dalam peninjauan tersebut, Hendro melihat langsung kesiapan pekerjaan sipil pada sejumlah fasilitas utama dan fasilitas pendukung (Balance of Plant/BoP). Pekerjaan tersebut mencakup struktur bangunan utama, engine hall, bangunan tegangan menengah, ruang kontrol, hingga fasilitas pendukung lainnya yang menjadi fondasi keandalan operasional pembangkit.

Hendro menegaskan bahwa disiplin terhadap mutu konstruksi dan penerapan aspek K3 menjadi kunci keberhasilan proyek.
“Proyek pembangkit adalah infrastruktur strategis yang tidak hanya dituntut selesai tepat waktu, tetapi juga harus memenuhi standar kualitas dan keselamatan yang tinggi. Ketelitian sejak tahap konstruksi akan menentukan keandalan pembangkit dalam jangka panjang,” ujar Hendro.
Ia menambahkan, PLTMG Riau Peaker 200 MW memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan, khususnya dalam merespons lonjakan beban puncak serta mendukung pertumbuhan kebutuhan listrik di wilayah Sumatera.

Sementara itu, Manager UPP Sumbagteng 1, Edy Roy Antonius Sidabutar, menjelaskan bahwa progres konstruksi berjalan sesuai kurva rencana. Pekerjaan pondasi fasilitas utama, termasuk pondasi engine sebagai komponen inti pembangkit, telah diselesaikan dan proyek kini memasuki tahapan penting berikutnya.
“Pekerjaan pondasi engine telah rampung dan saat ini kami memasuki tahapan engine set generator on base. Ini merupakan milestone krusial dalam pembangunan PLTMG Riau Peaker 200 MW,” jelas Edy Roy.

Ia menambahkan, pengawasan mutu dan koordinasi lintas tim terus diperkuat guna memastikan setiap tahapan pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis dan standar keselamatan yang ditetapkan.

Melalui pembangunan PLTMG Riau Peaker 200 MW, PLN menegaskan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur pembangkit yang andal, responsif terhadap kebutuhan beban puncak, serta mampu memperkuat stabilitas sistem kelistrikan di Sumatera. Dengan pengendalian proyek yang disiplin, penerapan standar mutu dan keselamatan kerja yang ketat, serta sinergi lintas unit, proyek ini diharapkan dapat selesai sesuai target dan segera memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas layanan listrik bagi Masyarakat.(*)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |