Komplotan Spesialis Pencuri Mobil Ditangkap, 2 Pelaku jadi Buronan

1 day ago 9
CURI MOBIL— Pelaku Supriadi yang terlibat kasus pencurian mobil berhasil ditangkap Tim Saterskrim Polres Pessel.

PESSEL, METROTim Opsnal Macan Kumbang Satres­krim Polres Pesisir Selatan (Pessel) menangkap satu dari tiga pelaku yang tergabung dalam kom­plo­tan spesialis pencuri mobil di jalur Padang-Bengkulu, kawasan Timbangan Su­ngai Sirah, Air Haji, Kamis ( 29/1) seki­tar pukul 02.30 WIB.

Pelaku yang ditangkap diketahui bernama Supriadi (29) asal Bogor yang tinggal di daerah Baruang-Baruang Balantai, Kecaatan Koto XI Tarusan. Sedangkan dua temannya bernama Rudi Agustian dan Ipan berhasil melarikan diri ke perkebunan sawit.

Penangkapan dipimpin langsung Ketua Tim Ma­can Kumbang Satreskrim Polres Pesisir Selatan, Aiptu Martin, bersama personel Polsek Linggo Saribaganti yang dikomandoi Kapolsek AKP Welly Ano­ftri. Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti satu unit mobil Avanza putih bernopol BA 1604 VB.

Kasatreskrim Polres Pessel, AKP M Yogie Biantoro melalui, Aiptu Martin, menyampaikan, pelaku bersama dua temannya melakukan pencurian mobil itu di kawasan Baruan-Baruang Balantai pada Selasa (27/1). Mobil tersebut merupakan milik orang tua Polisi yang berdinas di Polsek Nanggalo.

“Setelah kejadian itu, anak pemilik mobil yang juga anggota Polisi berdinas di Padang, berusaha melakukan pencarian terhadap mobil yang dicuri. Anak korban juga dapat informasi mobil terlihat di daerah Sungai Sirah, Air Haji menuju Tapan,” kata Aiptu Martin.

Mendapat informasi itu, kata Aiptu Martin, anak korban langsung melakukan pengejaran ke Air Haji. Sekitar pukul 03.00 WIB, anak korban melihat mobil Avanza tersebut dan berusaha memepetnya. Setelah beberapa kilometer melaju, mobil berhasil dihentikan oleh anak korban.

“Mobil berhasil diberhentikan. Tapi pelaku bersama dua temannya lari ke arah perkebunan sawit milik masyarakat. Anak korban kemudian melaporkannya ke Polsek Polsek Linggo Saribaganti dan Satreskrim Polres Pessel,” ujar Aiptu Martin.

Tim gabungan, kata Aip­tu Martin, bergerak melakukan penyisiran di perkebunan masyarakat hingga satu pelaku berhasil diamankan. Pelaku sebelum ditangkap, sempat mengaku kepada warga berasal dari Bengkulu dan kesasar karena ditinggal temannya.

“Pelaku kami temukan setelah adanya laporan warga yang curiga dengan pelaku. Setelah kami cocokkan dengan KTP yang tertinggal di dalam mobil Avanza hasil curian, ternyata sesuai. Pelaku akhirnya mengakui perbuatannya mencuri mobil,” tegas dia.

Aiptu Martin menegaskan, aksi pencurian yang dilakukan Supriadi, tidak hanya sendiri. Namun, melibatkan pelaku lainnya yang saat ini ma­sih dalam pengejaran. Menurutnya, berdasarkan hasil interogasi awal, mobil hasil curian rencananya akan dibawa dan dijual ke Bengkulu.

“ “Karena pelaku kami berhasil kami amankan di Timbangan Sungai Sirah, Air Haji, di jalur Padang-Bengkulu. Pengejaran awal dilakukan dari Nagari Muaro Gadang,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya telah mengantongi identitas pelaku lain berdasarkan pengakuan tersangka yang tertangkap. Dua pelaku diketahui berasal dari Banten dan satu orang dari Mentawai.

“Sementara pelaku yang diamankan merupakan warga Bogor. Dalam menjalankan aksinya, pelaku terlebih dahulu mela­kukan survei dan pe­me­taan terhadap korban,” tutup­nya. (*)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |