Mandiri Micro Fest DorongPelaku Mikro Naik Kelas, Transaksi Digital Melonjak 45 Persen

2 hours ago 1
MANDIRI MICRO FEST—Bank Mandiri komit dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan kapasitas usaha pelaku mikro.

JAKARTA, METRO–Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam me­ngakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan kapasitas usaha pelaku mikro. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Mandiri Micro Fest (MMF) 2025 yang telah berlangsung sejak bulan Agustus lalu sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mendorong UMKM naik kelas.

MMF terdiri dari rangkaian program pengembangan yang diikuti peserta UMKM, mulai dari Festival, pelatihan dan mentoring, Hyperlocal atau promosi usaha melalui influencer lokal, hingga tahap Champion, dimana pelaku usaha mempresentasikan strategi ekspansi bisnisnya. Seluruh UMKM juara (champion) dari Medan, Surabaya, dan Jakarta akan mendapatkan apresiasi dan diundang dalam ajang Penganugerahan Jura­gan­Xtra 2025.

Direktur Consumer Ban­king Bank Mandiri, Saptari menyampaikan bahwa M­MF 2025 merupakan program terintegrasi yang dirancang untuk mendo­rong UMKM meningkatkan kapasitas usahanya, mulai dari penguatan literasi bisnis hingga percepatan di­gitalisasi transaksi. Program ini telah sukses digelar di tiga kota besar, yakni Medan, Surabaya, dan Ja­karta, dengan melibatkan 150 UMKM yang mengikuti seluruh rangkaian program (festival – pelatihan & mentoring – hyperlocal – champion) secara aktif.

Pada tahapan Festival, para peserta UMKM men­dapatkan kesempatan menampilkan produk unggulan mereka secara langsung kepada masyarakat umum, menciptakan ruang interaksi antara penjual dan pembeli. Dengan kehadiran lebih dari 6.000 pe­ngunjung di tiga kota, festival ini menjadi momentum besar bagi UMKM untuk memperluas pasar, memperkenalkan brand mereka, sekaligus membangun hubungan baru dengan konsumen.

Tidak hanya itu, seluruh transaksi didorong menggunakan QRIS Bank Mandiri, menghadirkan pengalaman belanja yang praktis, digital, dan aman. Festival ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan katalis yang mempercepat pertumbuhan UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi lokal dengan cara yang nyata dan berkesan

“Pada rangkaian MMF 2025 ini, peserta UMKM tercatat mengalami kenaikan frekuensi transaksi QRIS Livin’ Merchant hingga 45 persen, atau hampir 3.000 transaksi tambahan. Hal ini mencerminkan peningkatan aktivitas penjualan sekaligus membuktikan bahwa pelaku UMKM peserta MMF 2025 berhasil meningkatkan kapasitas usa­hanya secara nyata,” ujar Saptari dalam ketera­ngan resminya, Minggu (18/1).

Setelah rangkaian Festival, peserta UMKM me­lanjutkan perjalanan pe­ngembangan usaha me­lalui Pelatihan dan Mento­ring yang digelar di Rumah BUMN. Program ini menghadirkan mentor berpe­ngalaman dengan fokus pem­­bahasan pengelolaan ke­uangan dan strategi promosi usaha. Kehadiran Dinas Koperasi & UMKM semakin memperkuat kredibilitas kegiatan ini, menjadikannya wadah kolaborasi yang mendorong UM­KM memiliki pemahaman lebih matang dalam me­ngelola bisnis dan membuka peluang untuk naik ke­las.

Dalam rangka menjaga engagement setelah pro­ses pelatihan dan mento­ring, peserta UMKM diberikan ruang untuk mem­prak­tikkan ilmu yang telah dipe­roleh sekaligus mendapatkan dukungan dari Bank Mandiri melalui peningkatan promosi ke pasar yang lebih luas dalam tahapan Hyperlocal, yaitu promosi usaha di media sosial yang berkolaborasi dengan influencer lokal. Tahapan ini tidak hanya memperluas jangkauan pasar, tetapi juga memperkuat interaksi dan keterlibatan antara UMKM dengan konsumen, sehingga tercipta hubu­ngan yang lebih dekat dan peningkatan usaha yang berkelanjutan.

Perjalanan peserta UM­KM berlanjut ke tahap Cham­pion, yaitu peserta menampilkan strategi ekspansi usaha jangka menengah untuk 2 hingga 3 tahun ke depan. Tahapan ini bukan sekadar ajang presentasi, melainkan momentum pen­ting bagi UMKM untuk memperlihatkan visi usaha, kesiapan bersaing, serta komitmen dalam membawa bisnis mereka naik kelas dan menembus pasar yang lebih besar.

Lebih lanjut, Saptari menjelaskan bahwa MMF 2025 merupakan hasil ko­laborasi strategis Bank Mandiri bersama Rumah BUMN dan Dinas Koperasi & UMKM di masing-ma­sing daerah.  Sinergi ini sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang Bank Mandiri dalam mendukung agenda pembangunan nasional dengan membangun fondasi eko­nomi mikro yang tangguh dan inklusif.

“Mandiri Micro Fest bukan sekadar festival, tetapi merupakan platform akselerasi bagi pelaku usa­ha mikro agar mampu naik kelas secara berkelanjutan. Melalui penguatan kapasitas usaha dan digitalisasi transaksi, kami ingin memastikan UMKM semakin berdaya saing dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan eko­nomi nasional,” papar Saptari.

Ia menambahkan bahwa program ini sejalan de­ngan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ekonomi rakyat, memperluas inklusi keu­a­ngan, serta membangun ke­mandi­rian ekonomi nasional yang dimulai dari sektor pa­ling dasar.

“Melalui Mandiri Micro Fest 2025, Bank Mandiri optimis dapat terus memperkuat ekosistem UMKM nasional sekaligus berkontribusi aktif dalam menciptakan pertumbuhan eko­nomi yang lebih merata dan berkeadilan di seluruh tanah air,” pungkas Saptari. (rgr/rel)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |