Usai Jenguk Kakek yang Sakit, Pemuda 22 Tahun Tewas Tergantung di Pohon Durian, Ikat Pinggang dan Sweater jadi Alat Bunuh Diri

11 hours ago 8
EVAKUASI— Polisi bersama warga mengevakuasi jenazah pemuda yang ditemukan tewas tergantung di pohon durian di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanahdatar.

TANAHDATAR, METROSempat dilaporkan hilang oleh keluarganya, seorang pemuda ditemukan tewas tergantung di pohon durian di kawasan Ladang Laweh, Jorong Rambatan, Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah­datar, Jumat (30/1) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban diketahui berinisial ZA (22) yang berasal dari Laban Salido, Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai,  Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat mengunjungi kakeknya yang sedang sakit.

Penemuan mayat inipun sontak membuat heboh warga setempat hingga berdatangan ke lokasi. Terlihat, korban gantung diri menggunakan ikat ping­gang yang disambung sweater berwarna Hitam. Warga kemudian melapor ke Polsek dan Polres.

Tak berselang lama, Polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan selanjutnya menurunkan jenazah korban dari atas pohon durian. Setelah itu, jenazah korban dieva­kuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan oleh medis.

Kapolres Tanahdatar melalui Kasat Reskrim Iptu Surya Wahyudi mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kebun yang datang untuk mengecek kondisi kebunnya. Sontak saja, pemilik kebun dibuat kaget dan langsung memanggil warga lainnya.

“Pada saat itu warga tidak kenal dengan mayat yang tergantung karena korban tidak tinggal di sana. Korban ini tinggal di Kabupaten Pessel. Dia datang Nagari Rambatan untuk menjenguk kakeknya yang sedang sakit,” kata Iptu Surya.

Iptu Surya menjelaskan, korban ZA diketahui gantung diri mengunakan ikat pinggang di dahan pohon durian dalam kebun di ladang laweh. ZA diketahui tiba di Jorong Patai Nagari Padang Magek pada hari Selasa lalu, tetapi pada hari Rabu (28/1) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Setelah dari rumah kakeknya itu, ZA meninggalkan rumah dan tidak kembali. Pada hari Kamis, keluarga korban membuat informasi tentang korban yang belum kembali di media sosial facebook,” ujar Iptu Surya Wahyudi.

Iptu Surya melanjutkan pada Jumat 30 Januari 2026 sekira pukul 11.00 Wib Korban ditemukan oleh Saksi tergantung di dahan Batang Durian dengan mengu­na­kan Ikat pinggang berwarna hitam yang disambungkan dengan lengan baju jaket berwarna Hitam.

“ZA ditemukan dengan posisi tergantung di dahan pohon durian. Kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan menurunkan jenazah ZA dengan memutus ikat pinggang yang digunakan untuk gantung diri,” jelas Iptu Surya.

Ditegasakan Iptu Su­rya, berdasarkan pemeriksaan visum luar yang dilakukan Dokter Mutia, tidak ada luka dan tanda kekerasan yang ditemukan pada jenazah ZA. Keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi.

“Pihak keluarga menerima dengan ikhlas kematian korban karena gantung diri, sehingga tidak dilakukan autopsi. Terkait penye­bab korban gantung diri, masih kita selidiki dengan memintai keterangan dari keluarga,” tutupnya.(*)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |