PEMBENAHAN SEKTOR WISATA— Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Agam terus melakukan berbagai upaya pembenahan sektor pariwisata pascabencana yang melanda daerah tersebut pada akhir November 2025.
AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Agam terus melakukan berbagai upaya pembenahan sektor pariwisata pascabencana yang melanda daerah tersebut pada akhir November 2025. Beragam langkah strategis mulai disiapkan untuk mengembalikan minat wisatawan agar kembali menjadikan Kabupaten Agam sebagai destinasi unggulan, baik untuk liburan akhir pekan maupun akhir tahun.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Agam, Khasman Zaini, Kamis (26/3), mengakui bahwa bencana yang terjadi berdampak signifikan terhadap penurunan kunjungan wisata. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat pihaknya untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata di daerah itu.
“Pasca bencana yang melanda daerah kita membuat kondisi pariwisata drastis menurun, namun dengan menurunnya tersebut tidak menyurutkan niat kita untuk mengembalikan wisatawan ke Agam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berbagai langkah konkret telah disiapkan, mulai dari pemetaan potensi wisata hingga penyusunan masterplan pengembangan pariwisata. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata yang sempat terpuruk.
“Sejauh ini kita sudah melakukan pemetaan hingga masterplan serta gagasan untuk menyusun langkah-langkah konkret yang bisa membuat dunia pariwisata di Agam kembali bangkit,” jelasnya.
Menurutnya, kebangkitan sektor pariwisata menjadi salah satu indikator penting dalam pertumbuhan suatu daerah, termasuk dalam mendorong perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor terus dilakukan, baik dengan pemerintah pusat maupun daerah lain.
“Komitmen ini yang kita utamakan demi tumbuhnya dunia pariwisata usai pascabencana. Berkembangnya pariwisata menjadi barometer tumbuhnya ekonomi di suatu daerah,” katanya.
Khasman juga menekankan pentingnya semangat bersama dalam menghadapi dampak bencana. Ia mengajak seluruh pihak untuk tidak larut dalam kesedihan, melainkan fokus pada upaya pemulihan dan pengembangan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif masyarakat.
“Kita tidak boleh bersedih hati dengan bencana ini. Saat ini yang terpenting adalah bagaimana mengonsep unsur wisata agar bisa berkembang dan ekonomi kreatif masyarakat bangkit kembali,” ungkapnya.
Ia turut mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung setiap agenda yang bertujuan menghidupkan kembali pariwisata di Agam.
“Apapun agenda, baik kecil maupun besar untuk menumbuhkembangkan dunia pariwisata, mari kita dukung bersama demi terwujudnya mimpi kita mengembalikan pariwisata Kabupaten Agam,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya juga terus melakukan pendataan jumlah kunjungan serta potensi wisata yang ada. Dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak dinilai sangat penting dalam mempercepat pemulihan sektor ini.
“Saya yakin dengan adanya kolaborasi lintas sektoral dan dukungan dari semua pihak, keterpurukan ini akan berakhir dan kita bisa mengembalikan pariwisata Agam yang mendunia,” ujarnya optimistis.
Khasman menilai potensi alam Agam yang lengkap, mulai dari gunung, perbukitan, danau hingga pantai, menjadi modal besar untuk kembali menarik minat wisatawan.
“Dari topografi Agam ini lengkap, ada gunung, bukit, danau, dan pantai. Tinggal bagaimana kita merajut kembali potensi ini agar bisa direalisasikan sehingga pariwisata Agam kembali mendunia,” pungkasnya. (pry)

15 hours ago
11

















































