Cegah Narkoba di Lingkungan Atlet, BNNP–KONI Sumbar Jajaki Kerja Sama

5 hours ago 4
SILATURAHMI— Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor BNNP Sumbar di Padang, Selasa (13/1).

PADANG, METRO–Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Su­matera Barat bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar mulai menjajaki kerja sama strategis dalam upaya pen­cegahan dan pemberantasan penyalahgunaan nar­koba, khususnya di lingku­ngan atlet dan dunia olah­raga. Kolaborasi ini direncanakan akan segera diformalkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Rencana tersebut me­nge­muka saat Ketua U­mum KONI Sumbar, Hamdanus, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor BNNP Sumbar di Padang, Selasa (13/1). Dalam kunjungan itu, Hamdanus di­dampingi Ketua Bidang Humas KONI Sumbar Hendri Parjiga serta Pelaksana Tugas Kepala Sekretariat KONI Sumbar Riko Onki Putra.

Kedatangan rombongan KONI Sumbar disambut langsung Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Ricky Yanuarfi beserta jajaran, di antaranya Katim Dayamas Kombes Pol Erlis, SE., MH, Katim Pencegahan Kombes Pol Susilawati, SH, dan Katim Rehabilitasi Josra Maidi, ST.

Brigjen Pol Ricky Yanuarfi menilai KONI Sumbar merupakan mitra strategis BNN dalam upaya pencegahan narkoba. Pasalnya, KONI bersentuhan langsung dengan generasi mu­da yang masuk dalam ke­lompok usia rentan terhadap penyalahgunaan narkotika.

“Bahaya narkoba me­ngancam semua kalangan, termasuk atlet dan insan olahraga. Fakta di lapa­ngan menunjukkan ada atlet yang terjerumus narkoba dengan beragam latar belakang persoalan,” ujar Ricky.

Ia menjelaskan, penyalahgunaan narkoba di kalangan atlet dapat dipicu oleh berbagai faktor, se­perti kekecewaan terha­dap hasil latihan, ke­ga­galan meraih prestasi, hingga persoalan kesejahteraan setelah masa puncak karier.

Untuk mencegah hal tersebut, Ricky mendorong KONI Sumbar menjalin sinergi lintas sektor, antara lain dengan Polda Sumbar, Kodam I/Bukit Barisan (Tuanku Imam Bonjol), TNI AL, TNI AU, BUMN, BUMD, serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Langkah ini dinilai penting untuk membuka peluang bagi atlet berprestasi agar dapat berkarier sebagai anggota TNI-Polri maupun pegawai di instansi pemerintah dan perusahaan milik negara.

Menanggapi hal itu, Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyambut baik tawaran kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan KONI Sumbar mendukung penuh program-program BNNP Sumbar.

“Hingga saat ini, tidak ada laporan atlet Sumatera Barat yang terlibat narkoba. Bahkan, berdasarkan hasil tes kesehatan terhadap 180 calon atlet Pe­latda Sumbar 2026 yang dilakukan Senin lalu, seluruhnya dinyatakan bersih dari narkoba,” tegas Hamdanus.

Ia juga mengungkapkan bahwa KONI Sumbar terus melakukan pendekatan dengan berbagai instansi guna memperjuangkan masa depan atlet berprestasi. Di antaranya, mengupayakan atlet cabang olahraga teqball, Zi­kra Dwi Putri, peraih me­dali perak SEA Games Thailand, agar dapat diterima sebagai anggota Polwan, serta atlet gulat Gilang Ilhaza, peraih me­dali perak SEA Games, untuk bekerja di PDAM Padang.

Dalam waktu dekat, lan­jut Hamdanus, KONI Sumbar akan melanjutkan komunikasi dengan instansi lainnya agar atlet-atlet berprestasi memperoleh jaminan dan kepastian pekerjaan setelah masa aktif bertanding.

Selain membahas isu narkoba dan kesejahte­raan atlet, pertemuan ter­sebut juga menyinggung persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Suma­tera Barat yang dijadwalkan digelar pada Juni hingga Juli 2026. BNNP Sumbar menyatakan dukungan pe­nuh terhadap pelaksanaan Porprov yang sempat vakum selama delapan ta­hun.

“Porprov sangat pen­ting untuk mengukur kemampuan atlet dan menjadi dasar pembinaan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Ricky Yanuarfi, yang juga dikenal sebagai pembina olahraga karate.

Sementara itu, Hamdanus memastikan KONI Sum­bar terus mematangkan persiapan Porprov dengan konsep tuan rumah bersama. Hingga kini, sebanyak 12 kabupaten/kota telah menyatakan kesiapan berpartisipasi. Ia berharap seluruh daerah segera menyusul, seiring terbitnya Surat Keputusan Gubernur Sumbar serta dukungan anggaran sebesar Rp12 miliar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. (rom)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |