JAKARTA, METRO —Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas keberhasilan pemerintah mencapai swasembada beras lebih cepat dari target yang ditetapkan. Andre menilai capaian tersebut sebagai tonggak bersejarah dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional sekaligus membuktikan efektivitas kepemimpinan Presiden Prabowo.
“Ini adalah prestasi besar. Target swasembada pangan yang semula dipatok empat tahun, justru berhasil dicapai lebih cepat. Ini menunjukkan kepemimpinan Presiden Prabowo yang tegas, fokus, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” kata Andre Rosiade, Jumat (9/1).
Presiden Prabowo sebelumnya secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras per 31 Desember 2025. Pengumuman tersebut disampaikan dalam Taklimat Terbuka Awal Tahun 2026 di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, yang dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan TNI-Polri, kepala lembaga negara, serta para kepala daerah.
Selain swasembada beras, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) juga tercatat berada pada level tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, stok CBP yang dikelola Bulog mencapai 3,248 juta ton hingga akhir Desember 2025, melampaui capaian tertinggi pada era pemerintahan Presiden Soeharto yang berada di kisaran 2 juta ton.
Andre Rosiade menegaskan, capaian tersebut tidak hanya berdampak pada stabilitas harga dan pasokan pangan, tetapi juga memiliki makna strategis dalam konteks geopolitik global yang penuh ketidakpastian.
“Di tengah konflik global, gangguan rantai pasok, dan ancaman krisis pangan dunia, Presiden Prabowo membuktikan bahwa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri. Ini adalah bentuk nyata kemerdekaan yang sesungguhnya,” tegas Andre.
Andre yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Barat itu menilai pernyataan Presiden Prabowo bahwa bangsa tidak akan benar-benar merdeka jika tidak mampu menjamin pangan rakyatnya, merupakan refleksi visi besar kepemimpinan nasional yang berpihak pada kedaulatan dan kepentingan jangka panjang bangsa.
Menurut Andre, keberhasilan swasembada beras harus dijadikan fondasi untuk memperkuat sektor pangan lainnya, sekaligus memastikan kesejahteraan petani melalui kebijakan yang berkelanjutan.
“Kami di DPR, khususnya Komisi VI, tentu akan terus mendukung langkah-langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk menjaga ketahanan pangan, memperkuat Bulog, dan melindungi petani sebagai garda terdepan kedaulatan pangan nasional,” kata Andre yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.
Pemerintah menilai keberhasilan swasembada beras dan penguatan cadangan pangan nasional ini sebagai tonggak penting dalam membangun kemandirian bangsa serta menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks. (*)

17 hours ago
4

















































